Suara.com - Arang memiliki banyak sekali jenis dan variannya, tergantung dari bahan utama pembuatannya. Ada yang berasal dari kayu bakar, ada juga dari batok kelapa. Namun, jenis arang yang paling sering digunakan dari batok kelapa, karena dinilai tahan lama dan menghasilkan pembakaran yang baik.Bagi Anda yang sering memasak dengan cara membakar, pasti sudah sangat akrab dengan arang. Namun, salah satu bahan bakar untuk memasak makanan ini disebut-sebut memiliki senyawa yang berbahaya untuk kesehatan.
Secara medis, arang memiliki kandungan atom yang bernama karbon. Karbon dikenal kenapa banyak orang sebagai salah satu risiko dari terbentuknya senyawa penyebab kanker. Dalam arang terdapat senyawa yang bernama karsinogen sebagai pemicu kanker atau merusak sel-sel yang sehat.
Namun, dengan kemajuan teknologi saat ini dan untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, ada juga arang aktif. Arang aktif yang dibuat dengan cara khusus dipanaskan dengan suhu sekitar 200 derajat dan ini hampir banyak digunakan ditempat kuliner-kuliner Indonesia. Arang aktif telah lama digunakan untuk menarik racun keluar dari tubuh manusia.
Komposisinya adalah adsorbing, yang berarti menarik zat lain ke dalam dirinya sendiri dan membawa mereka keluar dari tubuh. Proses pembuatan arang aktif dilakukan secara kimia dengan memanaskan arang yang terbuat dari kayu, batu bara, kelapa atau gambut hingga berkembang seperti pori-pori seperti spons.
Beberapa kegunaan tradisional arang aktif untuk kondisi:
Keracunan makanan
Mencegah mabuk
Mengurangi gas usus
Menurunkan kadar kolesterol
Overdosis obat
Saat ini, menambahkan arang aktif ke minuman detoks dan produk kosmetik mulai populer. Banyak perusahaan jus menawarkan "limun arang," yang merupakan campuran air, jus lemon, pemanis dan arang aktif.
Rasa minuman ini sering digambarkan tidak terlalu berbeda dengan limun biasa, meski beberapa mengatakan itu mengingatkan mereka pada semen, dan teksturnya biasanya digambarkan sedikit kapur.
Nah, sebelum minum arang, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan seperti dikutip dari Livestrong:
Baca Juga: Jangan Keseringan Minum Pereda Sakit, Ini Alasannya!
Pastikan jumlah tepatnya
Jumlah aktual arang aktif dalam minuman arang siap pakai bisa sangat minim. Untuk menemukan khasiatnya, cari tahu apakah minuman yang biasanya dibanderol USD10 benar-benar mengandung banyak arang. Jika tidak, Anda hanya membeli air lemon yang sangat mahal.
Waktu mengonsumsinya
Penting untuk dipahami kapan waktu tepat mengambil arang aktif. Jika tidak, arang akan mengikat di segala sistem tubuh Anda!
Arang tidak hanya akan membantu mengeluarkan racun, namun juga akan membuat obat-obatan yang diminum dalam beberapa jam terakhir dan mencegah Anda menyerap nutrisi dalam makanan jika dikonsumsi dalam beberapa jam setelah makan.
Waktu terbaik untuk minum arang adalah pada awal hari jika Anda tidak akan sarapan selama beberapa jam, atau sebelum tidur, dengan makan malam yang dimakan beberapa jam sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat