Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr Ari Wijana mengatakan program "KTP Sehat" diluncurkan, Selasa (25/4). Namun, pemberlakuan program kesehatan pengobatan gratis berbasis KTP itu efektif mulai pada 1 Mei 2017.
"Hari ini program itu diluncurkan oleh Wali Kota Jonas Salean bertepatan HUT ke-21 Kota Kupang, namun pemberlakuannya mulai 1 Mei nanti," kata dr Ari di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Menurut dia, awal bulan Mei dipilih sebagai waktu dimulainya pelayanan program tersebut, agar penataan administrasinya dalam kontes layanan di setiap puskesmas, puskesmas pembantu hingga rumah sakit SK Lerik sebagai tempat rujukan.
Dia menjelaskan, untuk kelancaran program ini, Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan anggaran Rp18 miliar, dengan rincian Rp13 miliar dari APBD 2017 dan selebihnya Rp5 miliar berasal dari dana hibah Pemerintah Pusat melalaui APBN sebagai dana insentif atas keberhasilan pemerintah dalam pengelolaan keuangan.
Dengan alokasi anggaran yang ada, sangat diyakini program ini akan berjalan baik, terutama bagi warga Kota Kupang yang belum dilindungi atau memiliki salah satu layanan kesehatan, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Jamkesmas dan BPJS Kesehatan.
Dari data Dinas Kesehatan Kota Kupang yang diperoleh melalui kerja sama pemerintah kelurahan, terdapat sekitar 38 ribu warga miskin di wilayah ibu kota Provinsi NTT itu yang belum memiliki salah satu jaminan kesehatan.
Oleh karena itu, jaminan KTP Sehat ini akan menjadi bagian dari layanan kesehatan bagi warga. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!