Suara.com - Saat sakit, obat yang tepat dapat menyembuhkan penyakit yang tengah diderita. Namun, jika habis minum obat malah bertambah sakit, atau menambah tidak enak badan, maka Anda tampaknya melakukan beberapa hal yang membuat obat tidak bekerja efektif di tubuh Anda.
Kondisi setelah minum obat justru bikin Anda sakit mungkin saja terjadi. Tidak banyak yang tahu memang kalau obat yang Anda minum bisa saja membuat Anda justru semakin sakit.
Itu sebabnya, untuk memastikan bahwa obat-obatan yang Anda konsumsi bekerja dengan aman dan efektif, Anda harus mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kemanjuran obat tersebut.
Berikut, beberapa hal yang jadi penyebab obat yang dikonsumsi justru membuat Anda seperti dilansir dari Prevention:
Resep obat baru
Efek samping dari obat-obatan memang bisa terjadi kapan saja. Namun, kemungkinan akan lebih besar terjadi saat Anda mencoba obat baru atau pun mengganti dosis dari obat yang sebelumnya Anda konsumsi.
Itu sebabnya, sebelum minum obat, Anda harus menanyakan dulu efek samping yang ditimbulkan kepada dokter ataupun apoteker.
Pasalnya, obat seperti antibiotik ada yang menyebabkan mual-mual yang ditimbulkan tidak serius dan masih bisa ditangani.
Beberapa obat lainnya juga akan memberikan efek samping yang mungkin berlangsung lama. Misalnya, obat tekanan darah yang bisa menyebabkan Anda batuk-batuk. Bahkan, beberapa efek samping yang serius juga terkadang muncul seperti adanya darah dalam urine atau tinja, sesak napas, penglihatan kabur, atau sakit kepala yang hebat. Jika ini terjadi, segera berkonsultasi ke dokter.
Minum obat lain
Baca Juga: Obat Baru Kanker Ini Punya Efek Samping Tak Terduga
Obat yang dijual bebas di pasaran memang tidak memerlukan resep dokter. Namun, obat jenis tersebut tetap bisa menyebabkan efek samping.
Jenis obat yang satu ini juga sangat mungkin berinteraksi apabila Anda mengonsumsi obat bebas bersamaan dengan obat resep dokter.
Obat bebas yang paling umum digunakan seperti acetaminophen, ibuprofen, dan aspirin dapat menyebabkan efek samping terutama pada orangtua. Jika Anda menggunakan obat tiroid, Anda perlu menghindari obat flu tertentu. Pasalnya, kandungan pseudoephedrine dan dekongestan membuat Anda mengantuk dan akan mengganggu kinerja obat tiroid.
Faktor usia
Penuaan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam mengubah efektivitas obat untuk mengobati Anda. Pasalnya, penuaan telah dikaitkan dengan penurunan berbagai fungsi organ tubuh dalam Anda seperti ginjal, yang dapat menyebabkan proses pembuangan obat dari tubuh terlalu lama sehingga paparan obat pada tubuh menjadi lebih lama.
Itu sebabnya, beberapa obat tertentu yang memiliki risiko tinggi tidak disarankan untuk diresepkan kepada orang-orang yang berusia lebih dari 65 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia