Suara.com - Chole Morris, seorang siswi yang populer di sekolah, ditemukan tewas gantung diri di kamarnya setelah bertengkar dengan ibunya mengenai liburan setengah hari.
Gadis berusia 13 tahun itu bertengkar dengan ibunya, Alison Alford, saat menghabiskan waktu jauh dari sekolah. Dia naik ke kamarnya, dan kemudian ditemukan oleh ayah tirinya, Anthony Morris, telah tewas gantung diri.
Ibunya berhasil memotong tali di leher Chole, dan Morris melakukan CPR sampai petugas paramedis tiba. Sayangnya, mereka tidak dapat menyelamatkan Chole yang meninggal pada 30 Mei.
Chole, merupakan murid kelas delapan yang sangat menyukai masakan, dan memiliki selera humor yang baik.
Sebuah laporan yang ditulis oleh Dr Saras Hosdurga menyatakan, Chole tidak menunjukkan tanda-tanda masalah kesehatan mental. Laporan tersebut menjelaskan, bahwa Chole berargumen kecil dengan ibunya siang itu.
Sersan Detektif Matthew Brain mengatakan, motivasi remaja untuk bunuh diri adalah "tidak jelas".
Senior koroner untuk Avon Maria Voisin memberikan kesimpulan naratif yang dicatat saat pemeriksaan, "Chole meninggal sebagai konsekuensi dari tindakannya sendiri, tapi niatnya tidak diketahui."
Sekadar diketahui, Chole merupakan murid di Bridge Learning Campus di Bristol. Atas meninggalnya Chole, kepala sekolah Keziah Featherstone memberi penghormatan lewat sebuah buletin di sekolah.
"Kami ingin menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarga dan teman Chole pada saat yang sangat menyedihkan ini. Dia adalah seorang gadis yang sangat populer dan memiliki banyak teman dekat, dan merupakan siswa yang sangat baik, sering membuat kemajuan besar. Kami pernah mengobrol pada waktu makan siang, dia memenangkan penghargaan, dia mengumpulkan jumlah VIVO yang luar biasa dan dia selalu bersama teman-temannya, bahagia dan tertawa. Sekolah akan merindukannya, dan aku akan sangat merindukannya," bunyi pernyataan kepala sekolah. (Mirror)
Baca Juga: Masyarakat Berperan Penting Cegah Bunuh Diri
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?