Suara.com - Mengurangi berat badan bagi beberapa orang terasa sulit, terutama bila Anda melakukan segalanya dengan segala kekuatan, namun angka timbangan masih bergerak ke kanan.
Masalah terbesar saat menghadapi berat badan adalah perut, yang kebanyakan orang mengatasinya dengan cara diet dan olahraga.
Metabolisme tampaknya menjadi masalah yang menjadi penghambat dalam usaha penurunan berat badan Anda. Namun, ada hal lain yang ada dalam kendali Anda, dan mungkin tidak Anda lakukan dengan cara yang benar. Salah satunya, bernapas dengan benar.
Menurut seorang ahli, teknik pernapasan mungkin bisa menjadi alasan perjuangan Anda menurunkan berat badan.
Dalam laporan Daily Mail, Patrick McKeown yang pernah melatih atlet Olimpiade mengatakan, beberapa penelitian telah membuktikan bernapas melalui hidung membantu meningkatkan metabolisme yang membantu seseorang menghilangkan lemak.
McKeown menekankan lebih jauh bagaimana masalah pernapasan dapat mencegah seseorang dari tidur nyenyak. Ini juga terkait dengan banyak masalah kesehatan seperti stres, obesitas dan sleep apnea atau mengorok.
Menghirup dan menghembuskan napas melalui mulut menyebabkan orang akan terjaga karena kekurangan oksigen.
"Pernapasan melalui mulut Anda menyebabkan tidur dengan kualitas rendah. Banyak penelitian menunjukkan, tidur yang buruk dikaitkan dengan peningkatan nafsu makan dan kemungkinan obesitas yang lebih tinggi," kata McKeown kepada Daily Mail.
"Ini juga terkait dengan risiko yang lebih tinggi untuk berbagai masalah kesehatan termasuk tekanan darah tinggi, kesehatan kardiovaskular yang buruk dan bahkan demensia," sambungnya.
Baca Juga: Bekerja di Belakang Meja Bikin Berat Badan Naik, Ini Alasannya
Pernapasan melalui hidung, bagaimanapun juga, meningkatkan suplai oksigen yang membantu meningkatkan kualitas tidur. McKeown menyarankan kita melatih diri bernapas dengan benar yang juga akan menjaga "hormon yang menekan lapar dalam keseimbangan". (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa