Suara.com - Bau mulut adalah sebuah masalah besar. Bayangkan raut wajah teman saat Anda membuka mulut.
Jika boleh jujur mungkin mereka sudah ingin melambaikan tangan dan menyerah untuk melanjutkan percakapan bersama Anda.
Namun Anda merasa sudah menjaga kebersihan mulut dengan baik. Lalu apa yang salah? Ternyata penelitian menunjukkan bahwa bau mulut tak hanya dipengaruhi oleh faktor kebersihan mulut, tapi juga makanan yang Anda konsumsi.
Berikut beberapa makanan dan minuman penyebab bau mulut, seperti dilansir Boldsky.
1. Bawang
Ya, mengonsumsi masakan yang mengandung bawang memang bisa memicu bau mulut yang tak sedap. Pasalnya, bawang mengandung senyawa belerang didalamnya yang dilepaskan air liur saat kita mengonsumsinya sehingga memicu bau busuk.
2. Kopi
Secangkir kopi memang minuman yang tepat dalam memulai hari. Tapi tahukah Anda bahwa kopi bisa memicu bau mulut yang tak sedap? Ya karena minuman ini cenderung asam dan mendorong bakteri untuk berkembang biak dan juga memiliki efek kering di mulut yang juga menyebabkan masalah yang sama.
3. Susu
Konsumsi susu bisa memicu bau mulut karena mengandung semua unsur yang disukai bakteri seperti protein dan karbohidrat. Selain itu sisa-sisa susu yang melapisi bagian dalam mulut Anda melepaskan hidrogen sulfida yang menyerupai bau busuk.
4. Keju
Ya keju juga salah satu makanan yang dapat memicu bau mulut. Pasalnya, keju terbuat dari bakteri baik sehingga ketika masuk ke mulut akan memicu bau tak sedap. Apalagi keju juga merupakan salah satu bentuk olahan susu sehingga wajar jika sama-sama menyebabkan masalah pada rongga mulut Anda.
5. Daging dan ikan
Daging dan ikan merupakan sumber protein. Itu sebabnya konsumsi kedua jenis makanan ini beserta olahannya dapat menimbulkan bau tak sedap dari mulut Anda.
6. Minuman manis dan gula
Gula merupakan makanan utama bagi semua bakteri. Itu sebabnya Anda akan mengeluarkan bau mulut yang tak sedap usai mengonsumsi makanan manis, permen atau panganan lainnya yang tinggi gula.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?