Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau orangtua untuk lebih berhati-hati dan mengawasi anak-anak mereka dari para pelaku penyebaran obat-obatan terlarang seperti PCC, yang menghebohkan di Kendari, Sulawesi Tenggara pekan lalu.
Pasalnya, BPOM menduga jika penyebaran tablet PCC di Kendari dilakukan secara sengaja tanpa meminta bayaran.
"Ada orang dewasa mendatangi beberapa korban dan mengiming-imingi secara gratis," kata Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan Badan POM, Hendri Siswadi di Kantor Badan POM, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017).
"Kalau ada yang pusing dan stres, ini obatnya. Makan tiga kali," beber Hendri menirukan para pengedar PCC, "Kalau anak yang umur 19 tahun disebutkan ini bisa digunakan untuk menambah energi."
Kepala BPOM, Penny Lukito juga menyimpulkan jika ini merupakan bentuk perlawanan para pengedar obat-obatan terlarang yang sudah semakin merasa terpojok.
"Dan BPOM sudah menyiapkan sistem aksi nasional. Dalam proses penyiapan ini ternyata mereka merespons dengan perlawanan. Ini bentuk perlawanan, muncul ke atas. Jadi kelihatan kasus ini ada dan perlu segera kita melakukan satu respon bersama untuk melawan bersama," ujar Penny.
Untuk itu, BPOM menghimbau kepada masyarakat terutama orangtua untuk selalu berhati-hati dan waspada.
"Saya meminta menghimbau untuk semua pihak pertama kepada masyarakat, kepada orangtua untuk berhati-hati karena ada upaya dari kasus Kendari, bukan pemakai tapi ada yang memberikan secara cuma-cuma bukan pembelian, dengan iming-iming penguat untuk belajar," tutup Penny.
Berita Terkait
-
BPOM Rilis Daftar 10 Pangan Olahan Ilegal di Marketplace, Ada Milo Malaysia hingga Obat Kuat
-
BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus
-
BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Bermasalah Jelang Ramadan dan Idul Fitri
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
8 Rekomendasi Serum BPOM untuk Memutihkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal