Suara.com - Berbagai studi menunjukkan bahwa pesawat merupakan tempat yang paling banyak menyimpan bakteri. Pasalnya, ribuan orang lalu lalang setiap harinya menggunakan pesawat sehingga kendaraan satu ini paling tinggi risikonya sebagai tempat bertukarnya virus dan bakteri.
Oleh karena itu, ketika melakukan perjalanan udara menggunakan pesawat, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari. Berikut ulasannya seperti dilansir dari laman Independent.co.uk.
1. Hindari minum kopi atau teh di pesawat
Seorang pramugari pernah mengatakan kepada Business Insider bahwa petugas penerbangan tidak akan mengonsumsi minuman panas di pesawat. Mereka tidak mau minum kopi atau teh panas di pesawat.
Sebuah studi Environmental Protection Agency (EPA), mengatakan bahwa satu dari delapan pesawat gagal memenuhi standar keamanan air. Saat menguji persediaan air dari 158 pesawat, peneliti menemukan persediaan air di 20 pesawat positif mengandung bakteri coliform dan dua lainnya terbukti positif terhadap E. coli.
2. Berpikirlah dua kali sebelum memesan minuman bersoda
Pada 2013 seorang pramugari menjelaskan bahwa menuangkan minuman bersoda membutuhkan waktu lebih lama dibanding minuman lain saat berada di udara. Minuman bersoda menghasilkan busa lebih banyak di pesawat karena tekanan pada kabin, itu sebabnya pramugari harus berhati-hati saat menuang minuman.
Pramugari itu menyebut, dia dengan senang hati akan menerima pesanan tersebut minuman bersoda namun sambil menunggu busanya hilang, dia akan menyajikan tiga pesanan minum lainnya sebelum kembali menuangkan minuman bersoda.
Baca Juga: Ditemukan! Persembunyian Pesawat Star Wars
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem