Suara.com - Maskapai penerbangan asal Singapura, Scoot, meluncurkan rute terbaru, yakni Palembang-Singapura, dengan frekuensi penerbangan sebanyak empat kali dalam seminggu. Scoot rute Palembang-Singapura akan terbang perdana pada 23 November 2017 dengan pesawat A320.
"Palembang kami pilih karena buat kami paling pas. Tambahan rute ini menyusul tiga rute yang sudah lebih dulu beroperasi di Indonesia," jelas Chief Commercial Officer Scoot, Vinod Kannan, di Jakarta, Kamis (19/10/2017).
Maskapai penerbangan bertarif rendah milik Singapore Airlines Grou ini juga akan menambah frekuensi penerbangan antara Singapura dan Denpasar menjadi tiga kali dalam sehari dengan pesawat A320.
Karena permintaan yang meningkat, lanjut Kannan, penerbangan harian terbaru ini akan berangkat dari Singapura pada tengah hari dan tiba di Denpasar pada sore hari.
Penerbangan dari dan ke Surabaya juga akan meningkat, dari enam kali dalam sepekan menjadi tujuh kali dalam sepekan.
"Dengan perubahan ini, Scoot akan meningkatkan penerbangannya ke Indonesia menjadi 53 penerbangan pulang-pergi setiap minggunya, meningkat dari 41 kali saat ini," kata Kannan.
Kannan memaparkan, semua rute Tigerair sebelumnya dari Singapura sekarang beroperasi di bawah Scoot, yang melayani penerbangan ke lebih banyak tujuan di Asia Pasifik dan sekitarnya. Beberapa negara tujuan di antaranya Arab Saudi, Australia, Cina, India, Yunani, dan berikutnya Amerika Serikat.
Penerbangan non-stop Scoot ke Jeddah melalui Singapura juga mungkin menarik bagi para jamaah haji Indonesia. Tarif penerbangan ke Jeddah meliputi paket khusus full service yang terdiri dari kursi standar, bagasi cuma-cuma 30kg, bagasi kabin hingga 10kg, dua makanan halal yang akan disajikan hangat selama penerbangan dari Singapura dan Jeddah, selimut Scoot dan bagasi air Zam Zam cuma-cuma 5kg.
Penerbangan Scoot ke Jeddah menggunakan armada 787 Dreamliners milik Scoot, yang mengubah pandangan terhadap penerbangan bertarif rendah dengan kabin yang luas dan nyaman, tingkat kelembaban yang lebih tinggi, bagasi di bagian atas kursi yang lebih besar dan jendela dimmable yang lebih lebar.
Baca Juga: Gaun Pengantin Rusak, Perempuan Ini Tuntut Maskapai Penerbangan
Fasilitas dalam armada pesawat 787 mencakup inflight Wi-Fi, hiburan inflight streaming dan daya listrik di kursi pada pesawat tertentu, serta berbagai pilihan kursi yang menawarkan jarak antar kursi yang lebih luas, kursi ScootBiz premium, zona "Scoot-in-Silence", pilihan untuk memesan kursi yang berdekatan melalui MaxYourSpace dengan harga lebih rendah, dan banyak lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara