4. Bisa turunkan kadar stres
Apakah Anda mudah merasa stres? Mungkin Anda bisa mencoba untuk mengonsumsi ekstrak pasak bumi. Pasalnya, dalam Journal of the Interational Society of Sports Nutrition, disebutkan kalau sebanyak 63 orang yang mengonsumsi suplemen herbal ini memiliki tingkat stres yang lebih stabil. Di akhir penelitian diketahui kalau tongkat ali ternyata menurunkan hormon penyebab stres dan meningkatkan hormon anti-stres.
5. Membantu membentuk dan membesarkan otot
Bisa dibilang, pasak bumi adalah tanaman herbal yang dapat memenuhi kebutuhan lelaki. Sebab, tanaman herbal ini ternyata juga bisa membantu Anda untuk mendapatkan otot yang besar dan berbentuk.
Meski begitu, Anda tetap harus melakukan olahraga berat serta menerapkan pola makan yang sehat, namun pasak bumi dapat meningkatkan energi, vitalitas, dan kekuatan fisik pria, sehingga lebih mudah untuk Anda mendapatkan otot yang kuat, besar, serta terbentuk.
Penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, mengungkapkan kalau konsumsi 100 mg ekstrak pasak bumi per hari, selama lima minggu berturut-turut, dapat meningkatkan massa otot para atlet yang sedang menjalani training.
6. Meningkatkan libido alias gairah seksual lelaki
Jika Anda memiliki masalah dengan nafsu seks yang rendah, ekstrak tumbuhan pasak bumi juga bisa jadi solusinya. Penelitian yang dilakukan oleh School of Pharmaceutical Sciences, University of Science Malaysia, menemukan bahwa tumbuhan ini berhasil meningkatkan libido pada lelaki, bahkan tanpa perlu rangsangan seksual secara fisik.
7. Mencegah penuaan dini pada lelaki
Tongkat ali juga punya kemampuan untuk mencegah penuaan dini pada lelaki. Hal ini ditunjukkan pada sebuah penelitian yang menyatakan ekstrak tongkat ali sebanyak 200 mg per hari, bisa mencegah penurunan testosteron pada lelaki yang dewasa. Penurunan testosteron adalah salah satu hal yang akan dialami lelaki ketika bertambah usia dan kondisi ini akan memengaruhi kehidupan seksualnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya