Suara.com - Kucing tergolong hewan yang paling banyak dipelihara manusia. Saking akrabnya dengan kucing, tidak jarang pemilik yang memberikan menu makanan yang sama pada hewan peliharaanya itu, salah satunya nasi.
Dokter hewan hewan Angela Maharani mengatakan pemberian nasi dapat membuat kucing muntah karena tidak bisa dicerna dalam sistem pencernaan hewan berbulu itu.
"Nutrisi utama kucing itu protein bukan karbohidrat. Saya pernah beri vaksin kucing tapi dia muntah nasi. Padahal pemilik mengaku terakhir memberi makan 12 jam lalu. Jadi memang nasi susah dicerna kucing," kata dr Angela pada temu media di Jakarta, Jumat (25/11/2017).
Dokter Angela mengatakan, sebaiknya kucing diberi makanan khusus yang memang diperuntukkan untuk kucing. Ia pun merinci dua jenis makanan kucing yang ada yakni tekstur kering dan basah. Namun ia lebih merekomendasikan makanan kucing yang basah karena rendah karbohidrat.
"Lebih baik diberikan makanan kucing yang basah, karena rendah karbohidrat, dan kandungan udaranya rendah sehingga lebih bagus dicerna kucing," ungkapnya.
Serupa dengan manusia, kucing juga tergolong picky eater atau pemilih makanan. Karena itu, drh Angela menyarankan pemilik harus pintar-pintar memberi makanan kucing yang bervariasi dari segi rasa, tipe protein dan tekstur.
"Kucing juga membutuhkan makanan yang bervariatif untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Kandungan yang harus ada pada makanan kucing antara lain protein tinggi, asam lemak, asam amino, vitamin dan mineral," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak