Batasan Kafein Maksimal dalam Satu Hari
Bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kafein dan seberapa besar batas asupan kafein harian Anda, berbeda-beda pada setiap orang, bergantung pada berat badan, metabolisme, kesehatan tubuh, hingga seberapa sering tubuh Anda secara rutin mendapat asupan kafein.
Namun biasanya, batasan konsumsi kafein per hari yang masih tergolong normal yaitu sebesar 400 mg. Sebagai perbandingan, satu porsi espresso atau latte dapat mengandung kafein hingga 200 mg, sementara kopi instan memiliki kadar kafein hingga 100 mg per sajiannya.
Lantas, bagaimana cara kafein mempengaruhi tubuh? Kerja kafein kurang lebih sama seperti kerja hormon adrenalin. Saat kita merasa ketakutan atau stres, kelenjar adrenal yang terdapat di dekat ginjal akan melepaskan hormon adrenalin langsung ke pembuluh darah.
Hasil dari pelepasan hormon adrenalin ini adalah meningkatnya pernapasan dan detak jantung serta lonjakan energi yang bersifat tiba-tiba tetapi sementara. Sama seperti komponen stimulan lainnya, Anda dapat mengalami peningkatan batas toleransi kafein. Ini berarti dari waktu ke waktu, Anda akan membutuhkan jumlah kafein yang semakin besar untuk mendapatkan efek yang sama.
Lama kelamaan tubuh Anda menjadi ketergantungan terhadap kafein agar dapat berfungsi maksimal. Salah satu hal yang menyebabkan sulitnya melepaskan diri dari kecanduan kafein adalah karena kebiasaan, misalnya Anda sudah terbiasa setiap pagi mengonsumsi kopi sebelum beraktivitas sehingga Anda akan merasa kurang lengkap dan tidak dapat berfungsi secara maksimal sebelum mengonsumsi kopi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh