Suara.com - Sebelum internet tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, kita selalu bergantung pada orangtua atau sahabat untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan. Namun, kini orang hanya perlu mengetik kata kunci yang ingin dicarinya dalam mesin penelusuran bernama Google.
Jelang akhir tahun 2017, Google membuat penelitian tentang topik yang paling banyak dicari orang di dunia, khususnya di bidang kesehatan.
Berikut, beberapa topik kesehatan yang paling banyak dicari orang di Google seperti dilansir dari Independent:
1. Diet ketogenik
Dari hasil penelusuran mulai Januari 2017 hingga pertengahan Desember kemarin, kata kunci di bidang kesehatan yang paling banyak dicari orang di seluruh dunia adalah diet ketogenik. Bahkan, angkanya meningkat empat kali lipat hingga pertengahan Desember ini.
Diet ketogenik disebut-sebut sebagai diet yang paling efektif dalam menurunkan berat badan. Namun di sisi yang lain para pakar gizi menyebut bahwa diet ketogenik memiliki efek samping karena pelakunya menghilangkan asupan karbohidrat namun memperbanyak asupan lemak sehari-hari.
2. Opioid
Orang ternyata juga tertarik untuk mengetahui opioid, obat yang sering diresepkan untuk menghilangkan rasa sakit. Namun di beberapa negara, terjadi penyalahgunaan opioid hingga menjadi sebuah epidemi. Di Amerika Serikat misalnya, Presiden Trump mengumumkan bahwa lebih dari 2 juta masyarakaynya bergantung pada zat opioid.
3. Bunuh diri
Baca Juga: Setengah Populasi Dunia Masih Kurang Akses Layanan Kesehatan
Belakangan kasus bunuh diri memang mengalami peningkatan. Tidak hanya orang biasa, para selebriti papan atas pun dilaporkan tewas melalui cara bunuh diri seperti Chester Bennington vokalis Linkin Park hingga yang terbaru Jonghyun salah satu personel grup KPop, SHINe.
Masih belum diketahui pasti mengapa kasus bunuh diri akhir-akhir ini meningkat, namun depresi dan tekanan dalam menjalani kehidupan menjadi penyebab kuat mengapa seseorang memutuskan untuk bunuh diri.
4. Lupus
Sejak Selena Gomez mengumupkan dirinya mengidap penyakit Lupus dan menjalani transplantasi ginjal, banyak orang di seluruh dunia yang mencari tahu tentang penyakit ini di Google. Lupus sendiri adalah penyakit autoimun yang hingga kini tak diketahui penyebab pasti mengapa bisa menyerang seseorang.
5. Topik lain
Masalah lain yang sering dicari orang di Google lebih seputar hal yang dialami sehari-hari seperti bagaimana menghentikan cegukan, bagaimana menghentikan dengkuran, dan penjelasan seputar gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal