Suara.com - Sebuah penelitian dilakukan Duke University menemukan fakta bahwa dibandingkan lelaki, kaum hawa cenderung memiliki umur lebih panjang. Bahkan, studi ini juga menyebut bahwa perempuan juga bisa bertahan dalam kondisi terburuk sekalipun seperti saat kelaparan atau pada fase epidemi penyakit tertentu.
Virginia Zarulli, Asisten Profesor di Duke University mengatakan secara biologis, perempuan memang lebih kuat dibandingkan lelaki. Hal ini terlihat dari kecenderungan bayi perempuan yang memiliki angka kematian lebih rendah dibandingkan bayi lelaki.
"Pada masa kesengsaraan, anak perempuan yang baru lahir cenderung lebih dapat bertahan daripada anak lelaki yang baru lahir," ujar Virginia.
Faktor genetik dan hormonal yang dimiliki perempuan, kata Virginia, membuat mereka dapat hidup lebih lama dari lelaki rata-rata enam bulan hingga empat tahun. Menurut dia, hormon estrogen yang hanya dimiliki perempuan dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit menular.
Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences, tim peneliti menganalisis data kematian 250 tahun yang lalu terhadap orang-orang yang meninggal karena kelaparan, penyakit atau kemalangan lainnya.
Data yang melibatkan tujuh generasi ini menemukan bahwa anak perempuan yang baru lahir lebih tangguh daripada anak lelaki yang baru lahir karena faktor biologis. [Zeenews]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru