Suara.com - Baru-baru ini para ahli meminta para dokter gigi untuk menanyakan kehidupan seksual atau kebiasaan seks pasien untuk menyoroti risiko kanker mulut dan tenggorokan yang belakangan meningkat.
Ini dilakukan karena ternyata kehidupan seks bisa menentukan berisiko tidaknya seseorang terkena kanker mulut.
Seperti diketahui salah satu pemicu kanker mulut dan tenggorokan adalah virus HPV yang ditularkan melalui seks oral. Infeksi HPV tersebut dilaporkan menyebabkan sekitar 70 persen kanker di bagian belakang tenggorokan, pangkal lidah atau amandel.
"Mengingat peningkatan yang mengkhawatirkan dari kanker mulut dan tenggorokan, dokter gigi mungkin merupakan agen kunci untuk mempromosikan pencegahan penularan virus HPV," ujar profesor Ilmu Kesehatan Masyarakat University of South Florida, Ellen Daley, Ph.D dilansir Nypost.com.
Daley yang memimpin kampanye ini, baru-baru ini menerbitkan sebuah penelitian di Journal of American Dental Association yang menemukan bahwa sebagian besar dokter gigi merupakan mitra utama dalam pencegahan kanker mulut dan tenggorokan. Untuk itu ia menggandeng para dokter gigi untuk mempromosikan bahaya virus HPV yang ditularkan melalui seks oral.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa mereka bersedia dan bersemangat untuk menjadi mitra dalam pencegahan penyakit mengerikan ini," tambah Daley.
Selain edukasi, ia juga meminta para dokter gigi ini mensosialisasikan pentingnya vaksin HPV dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut sebagai langkah pencegahan, serta deteksi dini kanker mulut dan tenggorokan.
"Kanker mulut termasuk yang sering ditemukan dalam stadium lanjut, karena terlambat dideteksi. Langkah pencegahan dan deteksi dini bisa menjadi cara untuk memperbesar harapan hidup seseorang," terang Daley.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri