Mitos 1
Tanda utama skizofrenia memiliki banyak kepribadian
Fakta
Penyakit ini bisa diterjemahkan sebagai 'banyak pikiran' bukan 'banyak kepribadian'. Ini berarti bahwa tidak semua penderita skizofrenia mendengar suara atau memiliki banyak kepribadian.
Pemisahan pikiran dapat menyebabkan perubahan suasana hati pada penderita, misalnya mereka mungkin benar-benar membenci sesuatu, dan dalam lima menit kemudian, mereka bisa mengubah pikiran mereka sepenuhnya. Atau mereka mungkin bisa benar-benar merasa berkabung saat seekor ikan mas mati, tapi benar-benar tenang ketika orang terdekat mereka meninggal dunia.
Mitos 2
Skizofrenia adalah penyakit yang jarang terjadi
Fakta
Meskipun Anda mungkin jarang mendengar penyakit ini, tapi ada satu persen dari keseluruhan populasi di dunia memiliki penyakit ini, dan itu sebenarnya lebih umum daripada yang mungkin Anda pikirkan. Seperti halnya hemofilia, yang banyak didengar orang, penyakit ini hanya mempengaruhi sekitar 1 dari 10 ribu orang. Skizofrenia mempengaruhi sekitar 5 di setiap 1000 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan