Suara.com - Para orangtua, coba mulai perhatikan anak lelaki Anda saat bermain. Jika mereka memiliki teman yang menyenangkan, maka besar kemungkinan kesehatan fisik anak Anda saat beranjak dewasa akan sangat baik.
Itu semua merupakan kesimpulan dari hasil penelitian ilmiah dari Texas Tech University di Amerika Serikat.
"Temuan ini menunjukkan bahwa kehidupan sosial awal mungkin memiliki pengaruh perlindungan kecil pada kesehatan fisik di masa dewasa," kata wakil peneliti Jenny Cundiff dari Texas Tech University.
Sebagaimana dilansir Zeenews, dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Psychological Science ini, peneliti memeriksa sebanyak 267 anak laki-laki. Sebagian besar peserta studi atau sekitar 56 persen adalah anak-anak keturunan Afro-Amerika, dan anak-anak ras Kaukasoid sekitar 41 persen.
Orangtua peserta kemudian melaporkan seberapa banyak waktu yang dihabiskan anak-anaknya bermain selama seminggu, dimulai saat anak-anak masih berusia enam tahun dan berlanjut hingga mereka menginjak usia 16 tahun.
Studi ini menunjukkan bahwa anak laki-laki yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman-temannya, cenderung memiliki tekanan darah rendah dan indeks massa tubuh yang ideal saat menginjak usia awal 30-an.
Kesimpulan ini bahkan tetap ada, meski peneliti telah memperhitungkan faktor lain seperti kesehatan fisik masa kanak-kanak dan integrasi sosial saat dewasa.
Meski begitu, tim peneliti mengaku belum menemukan hubungan jelas antara rekan sepermainan saat kecil dengan kesehatan fisik di kemudian hari. Untuk itu, perlu penelitian lebih lanjut guna mencari keterkaitan keduanya.
Baca Juga: Kulari ke Pantai, Film Anak-anak Pertama Marsha Timothy
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius