Suara.com - Studi terbaru menunjukkan manfaat dari makan dua butir telur sehari, yaitu menawarkan Anda protein dan nutrisi penting lainnya untuk tubuh.
Lebih lanjut peneliti mengungkpakan bahwa dua buah telur besar akan memberikan tubuh Anda 13 gram protein, 9,5 gram lemak, 56 mg kalsium, dan 1,8 mg zat besi. Sedangkan kuning telur berukuran sedang mengandung antara 185 dan 215 mg kolesterol.
BACA JUGA: Lima Masalah Kesehatan yang Paling Sering Dialami Pemudik
Meski begitu, jika kadar kolesterol LDL (jahat) Anda lebih dari 100 mg, atau jika Anda didiagnosis mengidap penyakit jantung, sebaiknya Anda hanya mengonsumsi 200 mg kolesterol per hari.
Nah, berikut adalah beberapa mandaat yang Anda dapatkan jika mengonsumsi dua buah telur per hari, dilansir dari Boldsky.
1. Otak berada di bawah perlindungan kolin
Fosfolipid meningkatkan komunikasi normal sel-sel otak yang terdiri dari kolin. Kolin adalah vitamin yang terbukti secara klinis menjadi bahan bangunan terpenting di otak.
Makan 2 butir sehari akan memberikan tubuh Anda jumlah gizi yang cukup. Kekurangan vitamin kolin menyebabkan hilangnya ingatan dan kelupaan.
2. Vitamin D membantu dalam penyerapan kalsium
Telur kaya akan vitamin D dan vitamin ini membantu penyerapan kalsium dan memperkuat tulang dan gigi Anda. Bagaimana cara vitamin D membantu penyerapan kalsium? Vitamin D memfasilitasi penyerapan kalsium usus dan merangsang penyerapan ion fosfat dan magnesium.
3. Penglihatan yang baik
Penelitian baru menemukan bahwa telur ayam tinggi lutein dan zat ini bertanggung jawab untuk penglihatan yang jelas dan tajam.
Baca Juga: Brooklyn Beckham Pacari Artis Seksi, Lexy Panttera
BACA JUGA: 10 Tulisan Truk Pantura Kocak Ini Bisa Kamu Nikmati Selama Mudik
Lutein disebut vitamin karotenoid yang membantu mencegah penyakit mata termasuk katarak dan degenerasi makula terkait usia. Kekurangan lutein dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan mata dan penglihatan secara permanen memburuk.
4. Mengurangi risiko penyakit jantung
Penelitian baru menunjukkan bahwa kolesterol dalam telur seimbang dengan fosfatida, yang tidak membahayakan kesehatan.
Ini juga menghentikan produksi kolesterol tubuh. Asam lemak omega 3 yang ada dalam sel telur juga membantu mengurangi kadar trigliserida, sehingga menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
5. Risiko kanker menurun
Makan dua butir telur sehari akan mengurangi risiko kanker. Menurut sebuah penelitian, seorang perempuan yang memasukkan telur ke dalan diet hariannya, akan mengalami penurunan risiko terkena kanker payudara hingga 18 persen. Hal ini disebabkan oleh nutrisi penting yang disebut kolin yang ditemukan pada telur yang berhubungan dengan penurunan risiko kanker payudara hingga 24 persen.
6. Meningkatkan kesuburan
Vitamin B yang ditemukan dalam telur membantu pembentukan hormon seks. Asam folat, yang juga dikenal sebagai vitamin B9, membantu dalam pembentukan sel darah merah dan tabung saraf janin terbentuk. Ini mengurangi kemungkinan anak menderita keterbelakangan mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari