Suara.com - Cuaca ekstrem di Tanah Suci yang mencapai 53 derajat celcius pada pelaksanaan haji 2017, membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan sederet alat pelindung diri bagi jemaah haji 2018, di antaranya payung, kacamata hitam, masker, hingga water spray untuk mencegah heat stroke.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Dr dr Eka Jusuf Singka, MSc mengatakan, pemberian alat pelindung diri ini memang bertujuan untuk meminimalisasi risiko heat stroke atau stroke akibat cuaca ekstrem.
BACA JUGA: Amankah Jalani Pedikur Ikan? Cari Tahu di Sini Yuk!
"Kondisi cuaca di sana panas, sekitar 53 derajat celcius. Terutama saat Arafah dan Mina. Diharapkan tidak melakukan hal-hal yang tidak penting, fokus saja untuk ibadah agar tubuh tetap fit," ujarnya pada temu media di Jakarta, belum lama ini.
Eka menambahkan, heat stroke bisa sangat mematikan, karena sengatan panas akibat cuaca ekstrem di Tanah Suci membuat tubuh mengalami kenaikan temperatur hanya dalam waktu yang singkat. Biasanya penderita akan mengalami gejala pusing, mual, muntah hingga kulit memerah.
BACA JUGA: Nggak Nyangka, Jatuh Cinta Bisa Disebabkan Oleh 2 Hal Ini
"Tiba-tiba pingsan, karena darahnya kental dan semua organ tubuh mengalami kegagalan fungsi," tambahnya.
Jika tidak ditangani dengan cepat, heat stroke dapat mengakibatkan kematian atau cacat permanen. Selain itu, Eka menambahkan, kondisi yang harus diwaspadai para calon jemaah haji akibat cuaca ekstrem di Tanah Suci adalah risiko gangguan saluran pernapasan.
BACA JUGA: Hati - hati Girls, 4 Jenis Pakaian Ini Bisa Ganggu Kesehatanmu!
Berkaca dari penyelenggaraan haji beberapa tahun belakang, Eka menyebut penyakit yang paling banyak dialami jemaah haji antara lain batuk, flu, infeksi saluran pernapasan akut hingga pneumonia.
"Yang paling banyak menyebabkan kematian itu penyakit jantung, penderita gangguan saluran napas juga ada yang dipasang trakeostomi," terangnya tentang risiko masalah kesehatan yang bisa dialami jemaah haji selain heat stroke, akibat cuaca ekstrem di Tanah Suci.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak