Suara.com - Kemalasan kerap dikaitkan sebagai sesuatu yang buruk dan ciri orang yang tidak sukses. Namun tahukah Anda, bahwa sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan tingkat kecerdasan (IQ) tinggi cenderung pemalas? Satu hal lagi, orang cerdas tidur larut malam.
Soal orang cerdas tidur larut malam ini sendiri juga hasil dari penelitian. Rupanya kecerdasan bisa dilihat melalui kebiasaan tidur seseorang. Orang kreatif dan cerdas memiliki kebiasaan tidur yang unik. Salah satunya terbiasa menekan tombol snooze ketika alarm membangunkannya.
Sebuah penelitian terkini yang dilakukan para pakar dari University of Southampton, Inggris, menjaring responden sebanyak 1.229 orang. Hasilnya, orang yang memiliki IQ tinggi biasanya tidur larut setelah pukul 23.00 dan bangun setelah pukul 08.00. Jelaslah, kebiasaan tidur berhubungan langsung dengan masa depan seseorang.
"Ini bersifat biologis, bahwa orang dengan IQ tinggi cenderung memiliki kebiasaan nocturnal atau terjaga di malam hari. Hal ini berlaku baik pada anak kecil maupun orang dewasa," ungkap hasil penelitian itu.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti memberi pertanyaan seputar kebiasaan tidur para responden. Lalu mereka diberi tes untuk mengukur tingkat kreativitas dengan mengembangkan sebuah gambar yang telah tersedia.
Hasilnya para partisipan dengan kebiasaan tidur larut memiliki tingkat kreativitas lebih tinggi dari partisipan yang tidur tepat waktu.
"Orang yang tidur larut biasanya memiliki banyak ide segar setelah Matahari terbenam. Hal ini membuat mereka lebih kreatif dan cerdas," demikian kesimpulan pakar.
Ditambahkan, orang yang mampu mengontrol ritme sirkadian tubuh mereka merupakan orang yang kreatif. Mereka memiliki banyak ide untuk mengubah sesuatu menjadi bernilai guna.
Jadi jangan berkecil hati jika Anda cenderung senang begadang dan bangun kesiangan ya! Orang cerdas tidur larut malam.
Baca Juga: Cuma karena Unggah Video Menari di Instagram, Gadis Iran Ditahan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak