Suara.com - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Public Health menemukan bahwa tidur terlalu banyak atau kurang tidur, sama-sama dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi atau peningkatan kadar kolesterol.
Tim dari Seoul National University College of Medicine yang melakukan penelitian menganalisis data dari 133.608 lelaki dan perempuan Korea yang berusia antara 40 dan 69 tahun.
Para responden dibagi ke dalam 4 kategori tidur, yaitu tidur kurang dari 6 jam, tidur antara 6-8 jam, tidur antara 8-10 jam, dan tidur lebih dari 10 jam.
Hasil penelitian menyatakan bahwa lelaki yang tidur kurang dari 6 jam semalam lebih mungkin mengembangkan sindrom metabolik dibandingkan mereka yang tidur selama 8 jam.
Sindrom metabolik mengacu pada sejumlah kondisi, termasuk peningkatan kadar gula darah, kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan peningkatan lemak di sekitar area pinggang.
Selain itu, baik lelaki maupun perempuan yang secara teratur memiliki kurang dari 6 jam waktu tidur juga memiliki peluang lebih besar untuk memiliki lingkar pinggang yang lebih besar.
Sedangkan para responden yang tidur selama lebih dari 10 jam semalam, penelitian membuktikan bahwa mereka memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami sindrom metabolik, dan kaum perempuannya berisiko memiliki kelebihan lemak di sekitar pinggang.
"Ini adalah penelitian terbesar yang memeriksa hubungan antara durasi tidur dan sindrom metabolik serta komponennya pada lelaki dan perempuan," kata Claire E. Kim, peneliti utama studi ini.
"Kami mengamati perbedaan gender potensial antara durasi tidur dan sindrom metabolik, dengan hubungan antara sindrom metabolik dan tidur panjang pada perempuan, serta sindrom metabolik dan tidur pendek pada lelaki," tambahnya.
Baca Juga: Indonesia Galang Dukungan Resolusi Perlindungan Warga Palestina
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!