Suara.com - Popularitas pedangdut Siti Badriah semakin meroket sejak lagu berjudul Lagi Syantik booming. Tak ayal, tawaran manggung dan menjadi bintang tamu di berbagai acara baik on air atau off air pun datang bertubi-tubi. Hal itu membuatnya semakin sibuk sehingga tak sempat memerhatikan penampilan tubuh.
Padahal, Siti Badriah yang akrab disapa Sibad ini mengaku ingin memiliki bodi kencang. Ya, sebagai penyanyi dangdut yang selalu tampil sepaket dengan goyangan, tentu tubuh ideal dan kencang menjadi penunjang setiap tampil.
Sementara Sibad merasa tubuhnya kini kurang kencang, terutama salah satu bagian tubuh yang ia anggap penting. Lantas bagian tubuh manakah yang ingin dikencangkan oleh dara 26 tahun ini?
"Saya mau punya lengan kencang," jawab Sibad singkat ketika berbincang dengan Suara.com di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.
Ia mengaku saat ini memiliki lengan yang sedikit kendur. Bagi Sibad sangat mengganggu dan merusak penampilan, apalagi bila memakai busana yang memperlihatkan seluruh bagian lengan.
"Kadang-kadang aku mau pakai blouse u can see tetapi jadi kurang percaya diri karena lengannya nggak enak dilihat," jelasnya.
Untuk mendapatkan bodi singset, sejauh ini Sibad belum melakukan dengan cara instan alias operasi. Ia masih ingin mendapatkannya dengan cara alami seperti berolahraga dan mengkonsumsi makanan tepat yang tidak terlalu banyak lemak.
"Kalau oprasi sepertinya tidak, apalagi operasi untuk mengencangkan bagian yang lain-lain, nanti takutnya malah jadi aneh dan berlebihan. Saya inginnya dengan berolahraga saja, tapi belum tahu mau olahraga apa dan kapan, karena belum ada waktunya," beber perempuan kelahiran Bekasi, 11 November 1991 ini.
Sibad juga menambahkan, bahwa semua bagian tubuhnya saat ini masih asli, belum ada yang dioperasi. Kecuali untuk bibir ia pernah melakukan filler.
Baca Juga: Gerindra Tolak RUU Pertanggungjawaban APBN 2017, Ini Alasannya
"Pernah filler, tapi sekarang juga sudah habis," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia