Suara.com - Sebuah perusahaan yang bermarkas di Barcelona dan Los Angeles, Bios, menciptakan metode unik bagi para ibu yang ingin merayakan kelahiran anak mereka, dan ini berkaitan dengan plasenta.
Bukan dikubur, dimakan atau dijadikan tabungan darah, plasenta justru ditanam dalam sebuah pot bernama Happy Birth Tree untuk kemudian ditumbuhi tanaman.
Sebelumnya, Bios sendiri dikenal sebagai salah satu perusahaan penyedia pot penyimpanan abu jenazah. Namun konsep menanam plasenta semakin populer karena dianggap dapat memberikan kehidupan baru bagi makhluk hidup lain (tumbuhan).
"Ini memori abadi dari hari istimewa Anda. Pohon ini akan merayakan kehidupan (bayi Anda), menjadi bagian dari Anda, bagian dari bayi Anda dan bagian dari keluarga Anda. Pohon akan memiliki usia yang sama dengan anak Anda dan akan tumbuh berdampingan dengannya. Anda akan dapat menghabiskan waktu berharga, menciptakan kenangan yang lebih indah dengan si kecil saat Anda berdua memeliharanya dan menyaksikan tanaman itu tumbuh daun demi daun. Setiap tunas bunga merupakan perayaan kehidupan mereka," demikian pernyataan dalam laman resmi Bios.
Ibu yang ingin menanam plasenta buah hatinya dapat memilih jenis benih apa yang mereka inginkan, mulai dari pohon ek besar hingga mawar yang cantik.
Ide pohon plasenta sendiri dibuat oleh bos Bios, Bryce Roberts, yang kehilangan anjing kesayangannya. Setiap pot buatan Bios dijual seharga 163,79 juta pounds atau sekira Rp 3 juta.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
-
7 Ide Kreatif Sulap Barang Bekas Jadi Pot Tanaman Cantik, Wajib Coba!
-
Cara Buat Akta Kelahiran Anak Secara Online dan Offline di Dukcapil dengan Mudah
-
Timnas Indonesia Masuk Pot Tiga, Kans Reuni dengan Irak Makin Terbuka Lebar?
-
Resmi Timnas Indonesia di Pot 3, Daftar Calon Lawan Kuat di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?