Suara.com - Makanan yang kamu konsumsi saban hari tentunya bisa memengaruhi otak. Baik untuk saat ini maupun 50 tahun ke depan. Semua yang masuk ke tubuhmu akan berdampak positif atau negatif tergantung dari dirimu sendiri.
Makanan punya peran penting dalam kebugaran mental seperti memori, fokus, konsentrasi serta ketajaman pikiran. Menurut Maggie Moon, M.S., RD, penulis The MIND Diet, makanan yang baik dapat membantumu bekerja lebih baik di sekolah atau di kantor.
Moon menjelaskan makanan pagi yang rendah karbohidrat dapat membuat memori lebih baik dan bisa fokus hingga 2 jam ke depan. Menurutnya, sarapan 'pintar' nya adalah roti alpukat dengan telur diatasnya.
Lalu makanan apa yang bisa membuat seseorang lebih konsentrasi dan fokus? Dari livestrong, HiMedik sudah mendapat lima makanan yang bisa bikin kamu lebih konsentrasi dan fokus.
1. Blueberry
Mengandung antioksidan sehingga dapat membantu kamu lebih muda secara kognitif. Blueberry menjadi buah nomor 1 dalam deretan buah paling sehat.
Ini karena buah ini mengandung polifenol, termasuk pigmen flavonoid yang disebut anthocyanin. Studi yang melibatkan 16 ribu wanita yang mengonsumsi bluebeery setidaknya sekali seminggu, dapat membuat kemampuan kognitif lebih muda 3 hingga 4 tahun.
2. Alpukat
Cynthia Sass, RD, CSSD, ahli nutrisi kinerja New York dan Los Angeles mengatakan lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan dalam alpukat membantu mengoptimalkan sirkulasi yang berkontribusi pada aliran darah yang lebih baik ke otak.
"Kalium dalam buah ini juga membantu mengatur tekanan darah yang bersifat protektif, karena hipertensi merupakan faktor risiko untuk penurunan kognitif," tambah Sass. Cobalah untuk makan sepertiga alpukat sehari ya.
Berita Terkait
-
Bye-Bye Bau Tak Sedap! Solusi Kulkas Anti Bakteri untuk Stok Makanan Puasa Lebih Awet
-
Anti-Mainstream! 6 Ide Makanan Manis untuk Hadiah Valentine Selain Cokelat
-
7 Makanan Khas Imlek Selain Kue Keranjang yang Halal dan Penuh Makna
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
-
Hutan di Meja Makan: Mengapa Suapan Kita Bisa Menjadi Jejak Deforestasi?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini