Suara.com - Kapan waktu ideal memiliki anak adalah pertanyaan yang paling banyak dipikirkan orang yang memasuki usia dewasa.
Apalagi banyak pendapat yang menyebut bahwa hamil saat memasuki usia 30-an maka risiko yang akan ditanggung ibu hamil (bumil) semakin besar.
Nah, waktu ideal memiliki anak ternyata berbeda bagi masing-masing orang. Karir, perencanaan masa depan, usia dan status kesehatan ibu adalah beberapa faktor penting untuk menentukan waktu yang tepat untuk memiliki bayi.
Sementara kebanyakan perempuan berencana untuk memiliki bayi di usia 20-an, faktanya adalah bahwa seseorang tidak pernah sepenuhnya siap untuk memiliki bayi.
Menurut seorang sosiolog di University of Texas di Austin, usia dua puluhan adalah usia biologis terbaik untuk hamil. Hal ini karena sistem reproduksi tubuh dan semua sistem lain berada pada puncaknya.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, seorang perempuan akan memiliki satu hingga dua juta sel telur. Angka-angka itu jelas menurun seiring bertambahnya usia.
Seorang perempuan bisa hamil sepanjang melalui fase menstruasi, tetapi tingkat kesuburannya mulai menurun pada usia 32 dan benar-benar melemah saat ia mencapai usia 37 tahun.
Studi lain yang diterbitkan dalam Journal Human Reproduction menemukan bahwa perempuan berusia 30-an memiliki peluang 50 persen lebih rendah untuk hamil dibandingkan perempuan berusia kepala 2.
Mungkin bagi sebagian orang, hamil di usia 30-an tergolong muda, tetapi mereka juga mengemban risiko memiliki bayi dengan gangguan down sindrom dan masalah lain seperti preeklamsia, diabetes gestasional dan kelahiran prematur.
Baca Juga: Selamat! Mandala Shoji Dikaruniai Anak Laki - Laki Lagi
Namun dengan kemajuan teknologi, sangat mudah untuk memiliki kehamilan yang sehat dan bayi yang sehat bahkan jika Anda berusia tua. Salah satu manfaat memiliki anak di usia 30-an adalah bahwa anak-anak ini cenderung memiliki keterampilan kognitif yang lebih baik ketimbang anak-anak yang dilahirkan ibu yang lebih muda.
Ibu yang lebih tua secara finansial stabil dan memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi, yang mungkin menjadi faktor di balik anak-anak ini menjadi lebih pintar. Memilih untuk memiliki anak setelah usia 30 tahun atau lebih sama sekali tidak masalah.
Satu-satunya hal yang harus diingat adalah kemungkinan komplikasi saat persalinan. American College of Obstetricians and Gynecologists juga menyebut bahwa perempuan tidak pernah terlalu tua untuk memiliki bayi sampai dia mencapai tahap menopause, sekitar 50 tahun.
Jadi, sangat mungkin bagi Anda untuk memiliki anak walaupun telah berusia 50 tahun. Anda bisa memiliki buah hati dengan bantuan program bayi tabung atau IVF.
Untuk melakukan program bayi tabung ini, pastikan dulu rahim Anda sehat dan cukup kuat untuk menggendong bayi. Itulah penjelasan dari pakar mengenai waktu ideal memiliki anak yang ternyata tergantung dari masing-masing individu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat