Health / Parenting
Rabu, 08 Agustus 2018 | 20:00 WIB
Ilustrasi bakteri dilihat dari mikroskop. (ua.depositphotos.com)

Suara.com - Gel pembersih tangan berbahan dasar alkohol alias hand sanitizer kian populer digunakan sebagai alat pembersih instan. Karena tak perlu repot mencari sumber air ataupun sabun.

Namun, baru-baru ini studi menemukan bahwa hand sanitizer semakin kurang efektif melawan kuman membandel. Bahkan, para ilmuwan memperingatkan untuk mengurangi penggunaan gel pembersih tersebut pada rumah sakit, karena kehilangan efektivitasnya.

Mulanya, para ilmuwan di Australia menguji bakteri yang telah dikumpulkan selalam 19 tahun. Hasilnya mereka menemukan kuman membandel, seperti vancomycin resistant enterococcus (VRE) tumbuh semakin kebal terhadap desinfektan berbasis alkohol.

Infeksi VRE adalah salah satu penyakit yang paling sulit diobati karena bakteri resistan terhadap banyak golongan antibiotik, termasuk obat vankomisin. Untuk memerangi mikroba berbahaya, rumah sakit di seluruh dunia telah menerapkan prosedur kebersihan tangan yang ketat. Langkah ini umumnya melibatkan mengelap atau mencuci tangan menggunakan zat yang mengandung disinfektan alkohol etil atau isopropil.

Load More