Health / Konsultasi
Minggu, 09 September 2018 | 11:30 WIB
Anda yang hobi tato tubuh perlu waspada, karena tinta tato bisa masuk ke kelenjar getah bening. (shutterstock)

Tinta jenis ini tampaknya tidak pecah menjadi partikel sekecil karbon hitam, tapi beberapa partikel titanium dioksida yang lebih besar masih dapat terdeteksi di kelenjar getah bening pada penelitian tersebut.

Jadi, Apakah Tinta Tato Berbahaya?

Peneliti menemukan bahwa beberapa logam berat yang berpotensi beracun yang berasal dari tinta tato juga masuk ke kelenjar getah bening.

Mereka mendeteksi partikel kobalt, nikel, dan kromium pada kelenjar getah bening. Logam berat tersebut biasanya ditambahkan pada tinta tato sebagai pengawet.

Penelitian lainnya telah menunjukkan bahwa pigmen tinta tato bisa berpindah ke tempat lain di tubuh, selain kelenjar getah bening.

Sebuah studi pada tahun 2007 dengan tikus percobaan yang ditato pada bagian punggung menemukan bahwa pigmen tinta tato juga terdapat pada sel hati. Pigmen tinta tersebut terdeteksi di dalam sebuah sel khusus di hati yang berfungsi sebagai pembersih zat beracun, yang disebut sel Kupffer.

Namun, penelitian tersebut tidak dapat memastikan bahwa manusia yang ditato akan menyebabkan adanya pigmen di hati mereka.

Ini karena kulit tikus lebih tipis dari kulit manusia sehingga menyebabkan pigmen cenderung lebih mungkin masuk ke dalam aliran darah.

Peneliti mengatakan, meskipun kita mengetahui bahwa tinta tato dapat tersimpan di dalam kelenjar getah bening dan hati, hal tersebut belum diketahui apakah akan menyebabkan bahaya tertentu terhadap tubuh.

Baca Juga: Kisah Nara, Perempuan Pemberani yang Pantang Menyerah

Sejauh ini, bukti menunjukkan bahwa endapan pigmen tersebut dapat menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening dan pembekuan darah.

Namun, masih diperlukan penelitian jangka panjang pada manusia untuk mengetahui secara pasti efek tato pada tubuh manusia dari bahaya tinta tato yang masuk ke kelenjar getah bening.

Berita ini sudah tayang di Hello Sehat dengan judul Tinta Tato Bisa Masuk ke Kelenjar Getah Bening. Apakah Ini Bahaya?

Load More