Suara.com - Tahukah Anda ada berapa bentuk Mr P? Bagi lelaki, memiliki Mr P yang besar bisa menjadi kebanggan tersendiri. Pasalnya ada anggapan bahwa kaum hawa umumnya menyukai Mr P yang besar karena lebih memuaskan.
Padahal dibandingkan ukuran, bentuk dari Mr P lelaki justru lebih menentukan kepuasan bagi kaum hawa.
Nah dilansir The Sun, setidaknya ada enam bentuk Mr P yang dimiliki lelaki di seluruh dunia. Mau tahu apa saja? Yuk simak ulasan berikut.
1. Pisang
Pisang seringkali dikaitkan dengan bentuk Mr P lelaki. Padahal Mr P lelaki tak selalu menyerupai pisang. Nah untuk Mr P berbentuk pisang biasanya ditandai dengan posisi melengkung sedikit ke atas serta lebih panjang dibandingkan ukuran Mr P rata-rata.
Kabar baik bagi Anda yang memiliki bentuk Mr P ini, lengkungan alami di bagian atas akan memudahkan Anda dalam menggosok dinding vagina saat bercinta. Dengan kata lain Anda memikiki kesempatan yang lebih baik untuk menyentuh G-spot si dia.
2. Palu
Ya, sebagian lelaki memiliki bentuk Mr P yang menyerupai palu dengan poros tipis dan kepala Mr P yang lebih besar. Mr P berbentuk palu umumnya juga berukuran lebih panjang dan tipis dengan ujung yang lebih besar sehingga sangat sempurna untuk memberi stimulasi ekstra di atas ranjang.
3. Jamur
Hmm, jangan membayangkan Mr P Anda memiliki payung layaknya jamur. Mr P satu ini biasanya ditandai dengan ukurannya yang lebih pendek namun memiliki sisi kepala yang lebih besar dan lebar. Namun jangan buru-buru meremehkan lelaki dengan bentuk Mr P satu ini.
Menurut laporan terkini, Mr P berbentuk jamur bisa menjadi senjata yang hebat ketika bertempur di ranjang.
4. Timun
Selain pisang, benda lain yang kerap dikaitkan dengan Mr P adalah timun. Istilah ini ditujukan bagi lelaki yang memiliki Mr P berukuran paling besar di antara lainnya.
Meski berukuran besar dan tebal, Mr P mentimun memiliki ujung yang lebih kecil sehingga sangat mirip dengan sayuran satu ini.
5. Pensil
Nah bagi lelaki yang memiliki Mr P berbentuk pensil biasanya ditandai dengan bentuknya yang lurus dari atas ke bawah. Tapi tentu saja, ketebalannya tidak seperti pensil sungguhan, ya!
Berita Terkait
-
Panjang atau Tebal? Survei Ini Jawab Bentuk Mr P Favorit Wanita
-
Tingkatkan Kualitas Sperma dengan Lakukan 5 Anjuran Ini
-
Pastikan Pasanganmu Lakukan Hal Ini, Tandanya Dia Cinta Berat
-
Survei: Lelaki Lebih Lama di Toilet Dibanding Perempuan, Ngapain?
-
Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging, Lelaki Ini Kehilangan Mr P
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026