Health / Women
Rabu, 10 Oktober 2018 | 17:33 WIB
Ternyata minum kopi tiap pagi bisa turunkan berat badan (shutterstock)

Suara.com - Kopi dan teh sejatinya adalah minuman yang sangat pas dinikmati panas-panas, meski sebagian besar orang lebih suka menikmatinya dalam keadaan dingin. Tapi, menurut badan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), minum kopi atau teh dalam suhu sangat panas memiliki risiko berbahaya.

Studi yang dilakukan oleh Badan Internasional WHO untuk Penelitian Kanker atau IARC, menemukan bahwa menelan setiap minuman yang dipanaskan pada suhu di atas 65 derajat Celcius mungkin dapat meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan atau esofagus.

Kanker kerongkongan ini menyerang saluran makanan yang membawa makanan dari mulut ke perut. Kanker kerongkongan juga mampu membunuh setengah korbannya dalam waktu satu tahun setelah diagnosis.

Direktur IARC, Christopher Wild, mengatakan bahwa hasil tersebut menunjukkan bahwa meminum minuman yang sangat panas adalah satu dari sekian kemungkinan penyebab kanker kerongkongan.

Kata Dana Loomis, seorang ahli kanker yang mengambil bagian dalam studi tersebut, minum minuman panas secara teratur dapat menimbulkan konsekuensi yang mengerikan. Bahkan, air matang sekalipun dapat menyebabkan kanker jika disajikan terlalu panas. "Tidak masalah cairan apa itu. Yang penting adalah suhunya saat diminum."

Laporan tersebut senada dengan saran yang dikeluarkan pada tahun 1991 dan mengatakan bahwa kopi dikaitkan dengan kanker kandung kemih.

Dr. Rachel Thompson, kepala penafsiran penelitian di World Cancer Research Fund, mengatakan bahwa temuan baru tersebut bukan berarti seseorang tidak bisa lagi menikmati minuman panas.

"Suhu yang sangat panas telah diidentifikasi sebagai risiko kanker, jadi, ketika ingin minum kopi panas, teh, atau minuman panas lainnya, biarkan hingga suhunya agak menurun selama beberapa menit," katanya.

Baca Juga: Ketua DPRD Tolak Usulan Anies Revisi Perda soal Becak

Load More