Suara.com - Selain tak tahan dengan sakit yang ditimbulkannya, migrain juga menghambat aktivitas sehari-hari. Tak heran jika banyak orang akhirnya memilih mengonsumsi obat pereda migrain yang dijual bebas. Padahal, migrain juga bisa diredakan tanpa obat, lho. Tidak percaya? Simak apa saja yang bisa membantu meredakan gejala migrain berikut ini:
1. Akupresur
Akupresur adalah praktek pengobatan alternatif dengan menekan titik-titik tubuh tertentu dengan jari untuk menghilangkan rasa sakit. Menurut sebuah penelitian tahun 2014, akupresur efektif untuk mengatasi sakit kepala kronis. Penelitian terpisah lainnya juga mengatakan bahwa akupresur bisa membantu meredakan gejala penyerta migrain, seperti mual dan muntah.
2. Mengoleskan minyak daun mint di dahi dan pelipis
Mentol dalam minyak daun mint dapat meredakan gejala migrain yang kambuh. Menurut sebuah studi tahun 2010 dari Shiraz University of Medical Sciences di Iran, mengoleskan minyak daun mint di dahi dan pelipis lebih efektif untuk meredakan nyeri dan mual akibat migrain daripada menggunakan obat migrain plasebo (obat kosong tanpa kandungan zat apa pun).
3. Menghirup aroma lavender
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal European Neurology pada tahun 2012 silam, diketahui bawah menghirup aroma minyak esensial lavender bisa meredakan sakit kepala migrain terutama yang dipicu oleh stres. Penelitian tersebut menyatakan bahwa orang yang menghirup aroma minyak lavender saat migrainnya kambuh bisa lebih cepat sembuh ketimbang orang yang menggunakan obat kosong (plasebo).
Tak hanya itu, minyak lavender juga umum digunakan untuk menghilangkan stres, membantu tidur nyenyak, hingga mengatasi gejala kecemasan dan depresi. Minyak lavender bisa digunakan dengan cara dihirup atau dengan dioles ke kulit.
4. Minum jahe hangat
Jahe adalah rempah alami yang banyak digunakan sebagai obat alternatif berbagai kondisi, salah satunya adalah migrain. Menurut penelitian dari Zanjan University Of Medical Sciences, minum teh seduhan jahe bubuk dan mengonsumsi obat migrain sumatriptan setelahnya bisa cepat meredakan gejala migrain.
5. Rutin lakukan yoga
Yoga adalah obat migrain alami yang jarang diketahui orang banyak. Gerakan-gerakan yoga yang melibatkan pengaturan napas, meditasi, dan ketepatan postur tubuh bisa meningkatkan kesehatan mental dan fisik Anda.
Beberapa penelitian menunujukkan bahwa yoga dapat mengurangi frekuensi, durasi, dan intensitas gejala migrain. Yoga juga dilaporkan dapat mengurangi kecemasan serta ketegangan di area kepala yang terserang migrain.
Meski sejauh ini belum ada penelitian medis yang bisa benar-benar membuktikan yoga mampu menyembuhkan migrain, manfaat yoga untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan sudah tidak perlu diragukan lagi.
6. Suplemen magnesium
Kekurangan zat magnesium bisa memicu sakit kepala dan migrain kambuh. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium oksida dapat membantu mencegah migrain yang muncul dengan aura. Minum suplemen yang mengandung magnesium juga dapat mencegah migrain yang dipicu nyeri menstruasi alias PMS.
Meski begitu, Anda juga bisa mendapatkan sumber magnesium alami dari makanan yang Anda konsumsi sehari-hari, seperti alpukat, pisang, sayuran berdaun hijau tua, kacang-kacangan, biji gandum utuh, beberapa jenis ikan seperti salmon, serta susu dan produk olahan susu
Selain magnesium, Anda juga harus memenuhi asupan asam omega-3. Pasalnya, beberapa sakit kepala penyebab migrain mungkin disebabkan oleh peradangan. Nah, makanan yang tinggi kandungan lemak sehat asam omega-3 telah dikenal sejak lama bisa mengurangi efek peradangan dalam tubuh. Secara tidak langsung lemak sehat satu ini juga bisa jadi obat migrain alami Anda.
Hal ini pun dibuktikan dalam sebuah penelitian tentang migrain yang diterbitkan di Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research. Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa orang yang jarang makan lemak omega-3, migrainnya lebih sering kambuh dibanding orang yang rutin makan makanan sumber omega-3.
Baca Juga: Bupati Bekasi Suap Meikarta, Anak Buah Serahkan Diri ke KPK
Ikan berlemak sehat seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel, serta telur, minyak zaitun, alpukat, bayam, almond dan kenari, dan kedelai merupakan contoh sumber makanan tinggi omega-3 yang bisa jadi obat migrain alami.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial