Suara.com - Keinginan untuk berkeluarga bisa muncul di usia berapa saja bagi pria. Namun studi menyebut ada usia rekomendasi yang dianjurkan bagi pria jika ingin memiliki anak yang sehat.
Studi yang dilakukan pada lebih dari 40 juta anak dari seluruh dunia menyebut pria sebaiknya menikah sebelum usia 35 tahun jika tak ingin anak lahir prematur.
"Kita cenderung menyalahkan perempuan ketika ada masalah yang terjadi pada anak baru lahir, baik itu lahir prematur atau kelainan bawaan," ujar Profesor Michael Eisenberg dari Stanford University School of Medicine, dikutip dari Daily Mail.
Eisenberg mengatakan dengan adanya studi ini, perempuan tak lagi jadi kambing hitam ketika anak lahir dengan kondisi yang tidak ideal. Terlebih, tren saat ini menunjukkan perempuan lebih senang bekerja dan membangun karir terlebih dahulu sebelum menikah.
"Studi ini menunjukkan bahwa memiliki anak yang sehat butuh upaya kedua orang tua. Usia pria saat menikah juga termasuk faktor yang diperhitungkan," tambahnya.
Mengapa usia 35 tahun disebut maksimal? Eisenberg menyebut hal ini dikarenakan saat pria semakin tua, makan akan terjadi lebih banyak mutasi di DNA yang terkandung dalam sperma.
Tingginya mutasi inilah yang menyebabkan anak berisiko lahir prematur, mengalami kelainan bawaan, ataupun penyakit genetik.
"Untuk itu, penting bagi pasangan yang akan menikah untuk merencanakan keluarga dan melakukan konseling," tutupnya.
Studi ini diterbitkan di British Medical Journal.
Baca Juga: Jodoh Siapa yang Tahu, Guru dan Murid Ini Akhirnya Menikah
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan