Suara.com - Sebuah video kembali viral, lagi-lagi lantaran orangtua yang lalai dalam mengawasi anak. Video yang tampak terekam dari CCTV ini menggambarkan 2 anak balita yang tiba-tiba membuka pagar halaman depan yang tidak terkunci.
Salah satu anak tampak keluar pagar, dan langsung berlari ke jalan raya hingga akhirnya ia tertabrak oleh bus.
Video yang diunggah akun @komentatorpedas ini tentunya bisa menjadi pelajaran kita agar kembali tidak lalai dalam menjaga aktifitas anak-anak. Seringkali kejadian miris didengar soal tragedi anak yang luput dari pengawasan orangtua. Mulai dari tenggelam di bak kamar mandi, kena minyak panas, dan banyak lagi.
Warganet pun ikut berkomentar, ramai-ramai menilai pihak yang harus disalahkan. Kebanyakan menuding orangtua balita perempuan lalai menjaga anaknya.
Video ini tentunya bisa menjadi perhatian banyak orangtua dalam konteks pengawasan anak-anak, terutama menjaga anak saat bermain.
Berikut videonya.
Anak-anak berumur di bawah lima tahun memang membutuhkan pengawasan ekstra dari orangtua karena tengah berada dalam tahap perkembangan aktif. Meski di area rumah, anak-anak tetap punya banyak risiko atau kejadian tidak terduga.
Membangun pagar di sekitar properti Anda tidak hanya memungkinkan Anda untuk menetapkan batas pada properti Anda, tetapi juga dapat membantu menjaga anak-anak Anda (dan hewan peliharaan) aman ketika mereka berada di luar bermain. Jika fokus utama Anda untuk pagar baru Anda adalah memastikan anak-anak Anda tidak bisa keluar, maka pertimbangkan pilihan pagar ini sehingga Anda dapat memiliki ketenangan pikiran mengetahui anak-anak Anda tepat di mana Anda ingin mereka.
Baca Juga: Sumatera Barat Komitmen Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
Mengutip Millsfence, berikut tips membangun pagar yang aman untuk Anak.
Bangun dengan Vinyl
Jika Anda menginginkan pagar yang menambah daya tarik estetika sambil menjaga anak-anak Anda berhasil, vinyl adalah pilihan yang sangat baik. Tahan lama dan sangat fleksibel dalam aplikasinya, Anda dapat memasang vinil dalam hampir semua gaya yang Anda inginkan. VSince vinyl adalah material yang dapat didaur ulang dan didaur ulang, dan tidak beracun juga, membuatnya ideal untuk rumah dengan hewan peliharaan dan anak kecil yang ingin tahu.
Anda dapat memasang pagar vinil privasi dengan rel yang bersentuhan, sehingga sangat sulit untuk didaki bagi anak-anak. Anda juga dapat memasang pagar vinil dengan rel yang lebih tipis agar menyerupai desain besi tempa. Sementara sebagian besar material vinyl untuk pagar berwarna putih klasik atau putih, Anda dapat memiliki warna khusus yang dirancang untuk properti Anda.
Jangan lupa kunci pagar
Ketika membangun pagar untuk keselamatan anak, Anda harus memastikan bahwa semua gerbang yang menyertainya aman dan sulit dibuka oleh tangan kecil. Bicaralah dengan kontraktor Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!