Suara.com - Ryeowook, anggota boyband Super Junior asal Korea Selatan, dikabarkan terinfeksi penyakit influenza A. Hal ini membuatnya harus memundurkan waktu peluncuran album solo terbarunya, karena sedang menjalani isolasi.
"Ryeowook terbang ke Bangkok, Thailand, dan sepulangnya ke Korea, ia mengalami demam tinggi. Pemeriksaan dokter menunjukkan ia terinfeksi influenza A, salah satu tipe penyakit flu yang mudah menular dan membuatnya dikarantina untuk mendapatkan istirahat total," demikian keterangan dari Label SJ, dikutip dari Soompi.
Lalu, apa sebenarnya influenza A? Apakah benar sangat menular dan menyebabkan pasiennya harus dikarantina?
Dilansir WebMD, influenza terbagi menjadi tiga tipe yakni influenza A, B, dan C. Tipe A dan B merupakan penyebab epidemi influenza yang menyerang 20 persen populasi dunia. Sementara tipe C meski dapat menyebabkan flu, tidak memiliki gejala yang parah.
Influenza A merupakan virus yang paling mudah menyerang binatang. Manusia bisa terserang virus ini dari hewan yang sudah terinfeksi.
Beberapa jenis influenza A tergolong sangat berbahaya. Flu burung (H5N1, H7N9, dll) dan flu babi (H1N1) merupakan jenis influenza A yang sangat fatal bagi hewan dan manusia yang terinfeksi.
Tak hanya berbahaya, influenza A juga tergolong sulit dicegah. Influenza A memiliki sifat virus yang gampang bermutasi, menjadikan pencegahan lewat vaksinasi hanya bisa menurunkan risiko infeksi flu tak sampai 80 persen.
Terkait penularan, influenza A memang sangat mudah menular, terutama dari manusia ke manusia. Bersin, batuk, atau bekas ingus yang menempel di benda-benda dapat menjadi sarang virus dan menginfeksi orang yang menyentuhnya.
Itulah informasi seputar influenza A yang menyerang Ryeowook Super Junior. Di musim hujan, jangan lupa jaga kesehatan tubuh agar tak terserang influenza ya!
Baca Juga: e-KTP Tercecer di Pondok Kopi, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Sabotase
Berita Terkait
-
Sebut Super Junior Jadul, Frans Mohede Diserang K-Popers
-
Serunya Jokowi Jadi Oppa, Ajak Super Junior Goyang Dayung
-
Blusukan ke Sungai dan 3 Tempat yang Dikunjungi Jokowi di Seoul
-
Momen Lucu Jokowi Berbalas Komentar dengan Siwon di Instagram
-
Intip 7 Gaya Nyentrik Dira Sugandi yang Dipuji Personel SUJU
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem