Suara.com - Hingga saat ini diperkirakan ada 46,8 juta orang hidup dengan demensia di seluruh dunia dan sebanyak 850 ribu ada di Inggris, serta 5 juta di Amerika Serikat, untuk mengatasinya, para ilmuan masih terus berusaha menemukan obat yang berkhasiat untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan gangguam memori itu.
Namun tampaknya kini ada kabar baik, sebuah penelitian menemukan, mengkonsumsi jus jerus secara rutin dapat menurunkan risiko terkena demensia. Penelitian itu melacak hampir 28 ribu orang selama dua dekade untuk memeriksa bagaimana efek setelah mengkonsumsi buah dan sayuran terhadap kekuatan otak.
Hasilnya, mereka menemukan orang yang minum segelas jus jeruk setiap hari 47 persen lebih kecil mengalami kesulitan mengingat, mengikuti instruksi atau menavigasi sesuatu.
"Buah-buahan dan sayuran kaya akan vitamin dan nutrisi, termasuk antioksidan, yang dapat membantu melindungi otak," kata Dr Hannah Gardener, seorang peneliti di University of Miami kepada Dailymail, Senin (10/12/2018).
Manfaat mengkonsumsi jus jeruk selain untuk kesehatan tubuh, juga dapat melindungi otak dari penumpukan molekul yang tidak diinginkan dan menjaga suplai darah yang sehat ke otak.
Penulis studi utama, Changzheng Yuan, mengatakan bahwa asupan vegan secara jangka panjang, buah dan jus jeruk mungkin bermanfaat untuk mempertahankan fungsi kognitif.
Dalam jurnal Neurology disebutkan bahwa dengan minum jus jeruk setiap hari dapat mengembangkan fungsi kognitif yang buruk sehingga ampuh kurangi risiko demensia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik