Suara.com - Pernahkan merasa tidak enak bahkan tertekan setelah menggunakan media sosial? Dalam sebuah penelitian, penggunaan media sosial bahkan dikaitkan dengan perasaan kesepian dan depresi. Penelitian tersebut diterbitkan dalam Journal of Social and Clinical Psychology edisi 2018.
Dilansir dari livestrong, psikolog Melissa G. Hunt menghubungkan, ketidakbahagiaan yang dirasakan orang ketika mereka menghabiskan waktu di media sosial dengan perbandingan sosial.
"Ketika kamu melihat kehidupan orang lain, khususnya di Instagram, mudah untuk menyimpulkan kehidupan orang lain lebih baik daripada kehidupanmu," katanya.
Berikut 4 cara lindungi kesehatan mentalmu dari media sosial, instagram.
1. Tentukan pemicu di media sosial
Ketahui apa yang membuat kamu marah. Misalnya adakah tipe tulisan atau orang tertentu yang membuat kamu tertekan? Lacak penggunaan dan suasana media sosial, dengan fokus pada perasaan harga diri, delapan atau 12 kali per hari.
2. Latih perasaanmu
Identifikasi media sosial mana yang membuat munculnya perasaan iri. Kenali respon refleksmu, yaitu pikiran dan perasaan negatif yang muncul secara spontan.
Bernapas dalam-dalam dan berkata, "Saya mengakui rasa iri ini (tarik napas) dan saya melepaskan rasa iri ini (hembuskan napas)."
Baca Juga: Kembali Heboh, Sahar Tabar 'Duplikat' Angelina Jolie Ngaku Lehernya Patah
3. Ubah perspektifmu
Cobalah untuk memandangi sesuatu secara berbeda. Tingkatkan kesadaran tentang distorsi kognitif dan belajar ulang membingkai keyakinan maladaptif menjadi pemikiran yang lebih sehat dan berdasarkan kenyataan.
4. Fokus pada apa yang baik dalam hidup
Bercermin dan bersyukur atas apa yang positif dalam hidup sangat penting dalam menangkal dampak negatif dari media sosial.
Faktanya, sebuah studi yang ditulis Lyubomirsky tahun 2017 menunjukkan bersyukur bisa mengurangi stres dan perasaan depresi sambil meningkatkan kepuasan, kesejahteraan, dan motivasi untuk memperbaiki diri secara keseluruhan.
Sumber: Himedik.com/Yuliana Sere
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi