Suara.com - Banyak orangtua merasa dipusingkan ketika berbicara tentang kesehatan, tumbuh kembang anak, hingga tinggi badan anak. Tak dipungkiri, saat ini anak-anak memang lebih tertarik dengan jajanan, hingga berbagai makanan cepat saji dibandingkan makanan bernutrisi buatan sang bunda.
Padahal, makan makanan yang tepat penting bagi mereka, karena nutrisi yang baik juga bisa membantu pertumbuhan anak secara keseluruhan, khususnya ketika membicarakan tentang tinggi badan.
Nah, ingin mengetahui bagaimana anak bisa tumbuh tinggi dan sehat? Berikut caranya.
1. Menjaga pola makan
Makanan bergizi merupakan faktor yang sangat penting bahwa anak harus mengonsumsi jenis makanan yang tepat, dengan nutrisi lengkap. Diet seimbang terdiri dari susu, telur, sayuran berdaun, oatmeal, dengan kandungan vitamin, karbohidrat, protein dan lemak dalam jumlah yang memadai.
Adalah tanggung jawab orang tua untuk menjauhkan anak dari makanan cepat saji yang tidak sehat, dan mulai membiasakan anak makan lebih banyak sayuran, protein tanpa lemak dan karbohidrat yang baik.
Minuman manis, cokelat, burger, pizza lebih berbahaya bagi anak-anak daripada yang bisa kita bayangkan. Pola makan yang baik kaya akan mineral dan antioksidan juga dapat meningkatkan imunitas anak. Ini memfasilitasi sekresi HGH dalam proporsi yang tepat, yang memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan lebih baik.
2. Konsumsi protein dalam jumlah yang tepat
Protein dianggap sebagai bahan pembangun tubuh kita. Protein memastikan bahwa tubuh tumbuh dengan pulih dengan tepat. Vitamin B3 juga merupakan unsur penting yang memungkinkan pertumbuhan. Makanlah makanan yang kaya protein seperti ayam, telur, kacang kedelai, kacang merah serta ikan tuna, jamur, kacang hijau, alpukat, kacang tanah, yang memiliki sumber vitamin B3 yang sangat baik.
3. Latihan peregangan
Peregangan terdengar mudah, dan memiliki dampak besar pada pertumbuhan anak-anak. Latihan ini harus diperkenalkan dalam kurikulum anak dari tahap awal yang akan membantu pemanjangan tulang belakang dan perbaikan postur. Latihan ini cukup mudah dilakukan seperti berdiri tegak dengan jari di lantai atau tanpa penyangga, menyentuh jari kaki sambil berdiri, menjaga punggung agar tetap lurus, dan sebagainya.
4. Latihan gantung
Aktivitas ini membantu memanjangkan tulang belakang dan telah dipraktikkan sejak lama; melakukannya secara teratur dapat membantu anak menjadi lebih tinggi. Selain itu, jika kegiatan seperti pull up, push up dan chin up diperkenalkan dalam rutinitas anak-anak, otot punggung dan lengan mereka juga akan menjadi lebih kuat, memfasilitasi pertumbuhan menyeluruh, mereka juga akan bugar dan sehat.
Baca Juga: Higuain Tak Dimainkan Jadi Starter Lawan Juventus, Ini Alasan Gattuso
5. Melompat atau skipping
Melompat dengan menggunakan tali secara teratur adalah kegiatan kardio yang luar biasa untuk menjaga anak-anak tetap sehat dan bugar. Ini merefleksikan seluruh tubuh dan membantu menjaga kesehatan jantung. Latihan ini membantu meregangkan seluruh tubuh, sehingga meningkatkan pertumbuhan vertikal anak.
6. Jogging ringan dan lari
Berlari adalah kegiatan yang menyenangkan, yang tidak hanya baik untuk anak-anak, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi orang dewasa. Ini membangun otot-otot tulang, dan meningkatkan stamina pada anak-anak. Jogging atau berlari juga melepaskan hormon pertumbuhan HGH dalam jumlah yang baik, sehingga anak-anak bisa menjadi lebih tinggi.
7. Tidur yang tepat
Tidur memainkan peran penting dalam pertumbuhan anak-anak. Penting bagi anak untuk tidur setidaknya selama delapan jam untuk sebagian besar hari, sehingga ia dapat tumbuh secara normal dan pulih dari kelelahan. HGH, hormon pertumbuhan, biasanya dikeluarkan selama jam tidur anak. Oleh karena itu, sangat penting agar anak tidak melewatkan jam tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru