Suara.com - Menderita tumor otak stadium lanjut, seorang mantan model asal York, Inggris harus menghadapi kenyataan pahit. Dia mengaku, sang kekasih telah mencampakkannya beberapa hari menjelang pernikahan mereka.
Emily Nicholson (24) dan pacarnya, Jamie Smith (24), memutuskan untuk menikah setelah Emily didiagnosis menderita kanker. Ia mengatakan bahwa sisa hidupnya tinggal satu tahun.
Namun, menurut keterangan Emily, seminggu sebelum hari H, Jamie malah membatalkan rencana besar mereka melalui Facebook Messenger. Diselimuti kesedihan, Emily menduga Jamie memutuskannya karena steroid yang dia gunakan membuat tubuhnya menjadi gemuk, dari ukuran 6 ke ukuran 16, hanya dalam enam minggu.
''Jamie mengatakan dia tidak ingin bersamaku dan dia sudah lama tidak mencintaiku,'' kata Emily, dikutip dari The Sun, Senin (21/1/2019). ''Selama berbulan-bulan dia pergi dengan teman-temannya, sedangkan jelas aku tidak bisa melakukan itu karena aku sakit.''
''Kabar itu datang secara tiba-tiba, sangat kejam. Sekarang aku tak punya perasaan apa pun ke dia, dia sudah menyakitiku, tetapi tidak ada gunanya marah dan sedih terus-terusan,'' kata Emily lagi.
Emily, yang bertemu Jamie saat tinggal di Australia, telah hidup lebih lama dari prediksi dokter. Kini dia sudah pindah kembali ke Inggris.
Keluarga Emily pun hingga saat ini tengah berusaha mengumpulkan dana senilai Rp 548,77 juta agar Emily bisa menjalani perawatan imunoterapi pionir.
Sementara itu, Jamie menyangkal telah mencampakkan Emily dan malah mengklaim bahwa Emily pergi darinya. ''Tidak ada hubungannya dengan kenaikan berat badannya,'' aku Jamie.
HiMedik.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Baca Juga: Ambisius, Pria Lumpuh Ini Akhirnya Jadi Bintang Film Porno
Berita Terkait
-
Waspada Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Istri Ustadz Maulana
-
Demi Tepati Janji, Pria Bunuh Istri yang Idap Demensia Lalu Coba Bunuh Diri
-
Gugatan Cerai Selalu Datang dari Perempuan, Ini Ternyata Alasannya
-
Derita Kanker Stadium Lanjut, Ibu Ini Dapat Pesan Menyakitkan soal Uang
-
Inggris Akan Kirim Belatung ke Zona Perang di Suriah, Buat Apa?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal