Suara.com - Dear Ladies, Ini yang Perlu Kamu Ketahui Soal Nyeri Saat Bercinta
Nyeri saat bercinta bukan perkara sepele. Bercinta yang seharusnya menjadi sarana meraih kenikmatan bersama bisa jadi menyakitkan bagi perempuan.
Sebenarnya, apa yang menyebabkan nyeri saat bercinta terjadi? Dilansir dari Metro, berikut beberapa penyebabnya:
Vagina kering
Biasanya, vagina kering terjadi setelah perempuan mengalami masa menopause, yang membuat tubuh Anda menghasilkan lebih sedikit pelumasan.
Kekeringan juga dapat terjadi ketika Anda dan pasangan tidak melakukan foreplay yang cukup dan belum terangsang secara sempurna.
Vulvodynia dan vaginismus
Kedua kondisi medis ini dapat menyebabkan rasa sakit saat penetrasi. Vaginismus dapat membuat otot-otot Anda kejang ke titik di mana lubang vagina terasa terlalu ketat untuk memungkinkan sesuatu masuk.
Sedangkan Vulvodynia dapat menyebabkan nyeri pada vulva saat disentuh, atau nyeri umum bahkan tanpa kontak.
Apa yang harus dilakukan jika Anda mengalami rasa sakit saat berhubungan seks? Jika Anda merasa itu masalah pelumasan, Anda mungkin bisa mencoba foreplay lebih lama untuk memastikan Anda siap melakukan penetrasi.
Baca Juga: Ahmad Dhani Ngotot Tak Lakukan Ujaran Kebencian
Penting juga dicatat bahwa penetrasi bukanlah segalanya dan akhir dari segalanya. Anda dapat melakukan hubungan seks yang sempurna tanpa penetrasi.
Pelumas bisa menjadi solusi dan dikombinasikan dengan foreplay. Cari pelumas berbahan dasar air yang tidak akan memengaruhi kondom. Jika Anda merasa sakit dan tidak nyaman secara terus menerus, Anda bisa mengunjungi dokter umum yang dapat memeriksa penyebab lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru