Suara.com - Idap Kanker Paru, Sutopo BNPB Punya Pesan Menohok untuk Para Perokok
Sutopo Purwo Nugroho, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memiliki pesan bagi para perokok.
Ia mengatakan bahwa sebatang rokok memiliki lebih banyak mudarat (keburukan) dibanding kebaikan.
"Saya selalu sampaikan fakta bahwa setiap kita menghisap rokok, 4.000 zat kimia beracun yang akan kita hisap. Jadi mudaratnya lebih banyak daripada positifnya," kata Sutopo kepada Suara.com baru-baru ini.
Hal itu ia utarakan bukan hanya karena dirinya menderita kanker paru stadium 4B tetapi juga karena usahanya menentang kebiasaan merokok mendapat banyak pro-kontra di masyarakat.
"Katanya, bagaimana nanti masyarakat dan sebagainya karena pajaknya (pajak rokok) besar sekali," tambah Sutopo.
Ia juga menyinggung mengenai iklan rokok yang menurutnya kerap menyesatkan. Kadang, kata Sutopo, iklan dibuat seolah-olah para perokok lebih berani dan lebih gaya daripada bukan perokok.
Sutopo sendiri didiagnosis menderita kanker paru stadium 4B pada 23 Januari 2018 lalu di salah satu rumah sakit di Malaysia.
Baca Juga: Sepi, Restoran Pertama Kaum Telanjang Bulat di Paris Bangkrut
Meski bukan seorang perokok aktif, Sutopo mengaku bahwa dirinya memiliki gen kanker yang kemudian diperparah dengan paparan asap rokok dari orang-orang sekitarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kena Kanker Penis, Apakah Mr P Pria Harus Diamputasi?
-
Stigma Soal Kejantanan Bikin Penyakit Kanker Pria Semakin Parah
-
Mengenal Kanker Otak, Penyakit yang Diderita Penyanyi James Ingram
-
Ditanya Kesiapan Menghadapi Bencana Non Alam ? Ini Tanggapan Sutopo BNPB
-
Sakit Perut Hebat, Ternyata Gara-gara Kanker Ovarium
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia