Suara.com - Aktor Jalani Terapi Psikologis Pasca Syuting Film Black Panther, Kenapa?
Aktor Michael B. Jordan mengaku menjalani terapi psikologis pasca syuting film Black Panther selesai. Apa alasannya?
Pemeran Erik Killmonger dalam film yang masuk nominasi Best Picture ini mengaku terjebak dalam karakter, dan butuh terapi psikologis untuk kembali menjadi dirinya sendiri.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa untuk mendalami karakter menjadi seorang penjahat, ia sengaja menjauhkan diri dari orang lain.
"Saya menghabiskan banyak waktu sendirian. Saya pikir Erik, masa kecilnya tumbuh cukup kesepian. Dia tidak punya banyak orang yang bisa dia ajak bicara tentang tempat ini bernama Wakanda yang tidak ada," tutur Jordan kepada Oprah Winfrey dalam acara Super Soul Conversation, dilansir Himedik.
Pria berusia 31 tahun ini juga bergantung pada rasa sakit, amarah, dan semua emosi yang ditunjukkan Killmonger. Ketika syuting selesai, Jordan mencari bantuan profesional.
"Saya pikir hanya berada dalam keadaan pikiran seperti itu ... itu membuatku terperangkap," jelasnya.
Setelah pembuatan film selesai, ia merasa sulit berhubungan kembali dengan orang-orang dan hanya ingin sendirian.
"Menyesuaikan kembali dengan orang-orang yang peduli padaku, mendapatkan cinta yang aku singkirkan. Aku menutup cinta, aku tidak menginginkan cinta. Saya ingin berada di tempat yang sepi ini selama mungkin," tandasnya lagi.
Baca Juga: Dibui, Ahmad Dhani Tetap Kirim Rp 3,5 Juta ke Korban Kecelakaan Dul
Secara keseluruhan, Jordan mengatakan sesi terapinya telah banyak membantu. Namun, dia tidak mengungkapkan seberapa sering dia pergi terapi. (Himedik/Dwi Citra Permatasari Sunoto)
Tag
Berita Terkait
-
Putus, Syifa Hadju Masih Berhubungan Baik dengan Mantan Pacar
-
Ini Alasan Black Panther Bersiap Cetak Sejarah di Oscar 2019
-
Bikin Heboh, Inikah Sosok Pacar Bule Iqbaal Ramadhan?
-
Torro Margens Idap Infeksi Lambung Sebelum Meninggal
-
Ciccio Manassero - Natasha Ryder Selalu Selesaikan Masalah Sebelum Tidur
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?