Suara.com - Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Ani Yudhoyono saat ini tengah dirawat di Singapura karena kanker darah. Penyakit yang menyerang Ani Yudhoyono dikabarkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui pesan video.
"Atas nama Ibu Ani dan keluarga besar SBY, saya mohon doa dari para sahabat agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dengan takdir dan kuasanya, memberikan kesembuhan kepada istri tercinta Ibu Ani, atau Kristiani Herawati binti Sarwo Edhie Wibowo, agar Ibu Ani dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di Tanah Air," ucap SBY.
Berdasarkan penjelasan dari Ameican Society of Hematology, kanker darah merupakan penyakit yang mengganggu produksi dan fungsi sel darah.
Hingga saat ini, belum ada penyebab pasti mengapa seseorang bisa mengalami kanker darah. Hal ini dikarenakan mutasi sel darah sehat menjadi sel kanker terjadi secara acak dan cepat.
Laman WebMD menyebut ada tiga jenis kanker darah yang paling umum, yakni leukemia, limfona, dan myeloma. Masing-masing jenis kanker darah ini memiliki gejala yang berbeda-beda.
Leukemia
Leukemia tidak memiliki gejala khas. Meski begitu, gejala yang umum didapati adalah sering anemia, darah sulit membeki, rentan infeksi, hingga mudah mimisan, gusi berdarah, dan memar.
Pada tingkat yang lebih parah, gejala leukemia bisa menyebabkan seseorang mengalami penurunan berat badan drastis, keringat berlebih di malam hari, hingga sakit kepala yang intens.
Baca Juga: Hubungan Asmara dengan Janda Tak Direstui, Pemuda Cilincing Gantung Diri
Limfoma
Gejala kanker darah limfoma lebih mudah terlihat dan khas. Di antaranya, muncul tonjolan di area selangkangan, leher, atau ketiak, sesak napas dan nyeri dada, nyeri terutama di bagian punggungg dan tulang leher, serta gatal-gatal.
Pada tahap lanjut, limfoma bisa menunjukkan gejala lemah, lesu, tidak bersemangat, berat badan turun drastis tanpa alasan jelas, gangguan saraj, hingga muncul darah saat muntah atau buang air besar.
Myeloma
Gejala kanker darah myeloma cukup banyak karena penyakit ini berhubungan dengan sistem imun. Beberapa yang khas di antaranya anemia, memar, perdarahan, hingga tulang yang mudah patah.
Pada tahap lanjut, pasien myeloma juga bisa mengalami infeksi berulang, gangguan atau kerusakan ginjal, dan kaki bengkak.
Tag
Berita Terkait
-
Bantu Tangani Kanker Darah Istri SBY, Jokowi Kirim Dokter ke Singapura
-
Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, SBY: Saya dan Ibu Ani Minta Maaf
-
Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Kenali 3 Jenis Kanker Darah Paling Umum
-
Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, SBY: Saya Mohon Doa dari Para Sahabat
-
SBY: Ibu Ani Mengalami Blood Cancer atau Kanker Darah
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia