Suara.com - 5 Cara Menciptakan Kamar Tidur yang Nyaman.
Seberapa nyaman Anda ketika tidur dan seberapa banyak cahaya yang menerangi kamar tidur merupakan bagian dari sejumlah faktor yang mempengaruhi kualitas tidur Anda.
Istirahat yang sempurna dimulai dari kamar tidur yang nyaman. Ikea memberikan beberapa inspirasi untuk menciptakan kamar tidur yang membantu beristirahat setelah beraktivitas dan menyegarkan diri untuk hari berikutnya.
Tingkat Kenyamanan
Kenyataannya, semakin nyaman Anda di tempat tidur, kualitas tidur yang baik akan Anda dapatkan. Meskipun kita semua memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda dalam hal pengaturan waktu tidur yang sempurna, faktor-faktor yang sama akan membantu setiap orang menciptakan apa yang mereka inginkan. Kenyamanan secara kolektif yang diberikan kasur, bantal, dan tempat tidur Anda menentukan tingkat dukungan yang diterima tubuh dan tulang belakang Anda pada malam hari.
Penerangan Kamar Tidur
Sinar biru yang dipancarkan layar digital memberi sinyal dan membuat otak kita berpikir untuk bangun terjaga. Oleh karenanya sangatlah penting untuk menjauhkan gawai teknologi dari tempat tidur Anda, paling tidak untuk satu jam sebelum tidur. Lampu yang dapat diredupkan adalah cara yang baik untuk membuat Anda siap untuk tidur. Yang lebih baik lagi adalah lampu yang dapat redup dan bisa dinyalakan dan dimatikan dari jarak jauh dengan menggunakan remote control. Saat kelopak mata Anda mulai terkulai, cukup tekan tombol dari kenyamanan tempat tidur Anda dan hanyut ke dunia mimpi.
Menutup diri dari dunia luar
Jadikan ruangan tidur Anda lebih redup di malam hari dengan memasang tirai. Ini akan membantu menciptakan lingkungan yang memicu tidur dan meminimalisir gangguan cahaya dari luar kamar tidur.
Baca Juga: Persija Resmi Putus Kontrak Neguete
Bangun tidur secara alami
Paparan dadakan dari cahaya matahari yang menyilaukan yang disebabkan karena membuka tirai atau menyalakan lampu setelah bangun bukanlah cara ideal untuk memulai hari. Lengkapi kamar tidur dengan lampu dilengkapi pengaturan waktu untuk menyala secara otomatis, atau gunakan jam alarm yang memiliki lampu.
Perlu karpet atau permadani
Apakah Anda terbangun oleh tetangga yang berisik atau suara lainnya? Suara keras dapat mengganggu tidur Anda. Untungnya, ada cara untuk membatasi bagaimana suara memengaruhi Anda di malam hari. Dalam hal pengurangan kebisingan di kamar tidur Anda, perabotan lembut seperti permadani, karpet, gorden dan furnitur berlapis bisa menjadi cara efektif meredam suara.
Bebaskan kreativitas Anda dalam membuat ruangan yang tidak hanya nyaman tapi juga menyenangkan untuk mengawali dan mengakhiri hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?