Suara.com - Waduh, Dokter Keluarkan Puluhan Benda Logam dari Perut Lelaki
Apa jadinya jika perut Anda diisi oleh kunci, koin, hingga magnet? Di India, dokter harus keluarkan 40 benda logam dari perut seorang lelaki.
Dikutip Himedik dari Daily Mail, dokter juga menemukan pisau, rautan pensil, dan juga magnet. Lelaki bernama Jayakumar (52), operasi pengeluaran benda logam ini membutuhkan waktu 45 menit.
Dokter di Chennai, pantai tenggara India, mengatakan pasien yang memiliki gangguan kejiwaan itu bisa meninggal jika tidak dilakukan operasi.
Dr AR Venkateswaran, dari Rumah Sakit Umum Pemerintah Rajiv Gandhi, memimpin dua prosedur, menurut laporan setempat.
"Jika benda-benda tidak diangkat pada waktunya, pasien mungkin telah mengembangkan komplikasi seperti perdarahan usus dan sepsis yang akhirnya menyebabkan kematian," ujarnya.
Dokter dengan hati-hati melakukan prosedur gastroskopi selama dua hari, mengeluarkan 22 benda logam dari perut Jayakumar dan selanjutnya 18 benda lainnya.
Petugas medis mengatakan benda terkecil berukuran 2 cm dan sejumlah benda menempel pada magnet di dalam perutnya.
Benda-benda itu pertama kali diidentifikasi ketika ia memiliki MRI otak untuk gangguan kejiwaan dan telah menjalani perawatan selama tiga tahun.
Baca Juga: Hari Perempuan Internasional, AJI: Setop Eksploitasi Wanita dalam Berita
Dr Jayanthi Rangarajan, yang bekerja di rumah sakit, mengatakan, operasi dilakukan dengan keluhan awal sakit perut.
“Pasien kemudian mengalami sakit perut. CT scan perut menunjukkan adanya beberapa benda logam. Dia dirujuk ke rumah sakit kami pada minggu ketiga Februari," tutupnya.
Keluarga Jayakumar kepada dokter menyebut tidak menyadari bahwa ia memiliki kebiasaan menelan benda. Mereka memeriksa pasien dan menemukan banyak benda logam saling menempel di perut.
"Pasien tidak mengalami cedera internal dan telah dipulangkan dan baik-baik saja sekarang," tutupnya. (Himedik/Yuliana Sere)
Berita Terkait
-
Lengan dan Pundaknya Nyeri, Tulang Wanita Ini Ternyata Hilang Misterius
-
Bikin Kaget, Tampak 25an Tahun, Dokter Gigi Ini Ternyata Berusia 50 Tahun
-
Tak Percaya Vaksin, Dokter Ini Mengaku Bisa Palsukan Dokumen Vaksinasi
-
Pekerjaan TNI Hilangkan Nyawa, Prabowo: Profesi di Kesehatan Lebih Mulia
-
Ternyata Ini Alasan Dokter Mengenakan Baju Biru atau Hijau Saat Operasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia