Suara.com - Inspiratif, Perempuan Ini Kalahkan Dampak Negatif Menopause dengan Olahraga
Bagi kebanyakan perempuan, masa menopause menjadi hal yang menakutkan. Meski setiap perempuan mengalami efek menopause yang berbeda-beda, ada beberapa hal umum yang sering dialami.
Diantaranya ialah perasaan cemas dan depresi, gangguan tidur, mudah lelah, hingga rentan terkena penyakit seperti diabetes, jantung, dan lainnya.
Sadar akan efek menopause negatif yang dapat mengintainya, seorang perempuan bernama Ebony, yang juga sedang menopause, ingin mengajak semua perempuan yang sedang menopause melakukan hal yang sama seperti dirinya.
Sebagai salah satu duta kampanye Holland & Barrett's Me.NoPause, dia menemukan bahwa olahraga seperti berenang dan aerobik di air dapat membantu meringankan dampak negatif dari menopause.
Hal ini, kata dia, memungkinkannya untuk merasa lebih nyaman dengan tahap transisi kehidupan ini dan terhubung kembali dengan apa yang benar-benar penting dalam hidupnya.
"Saya telah belajar untuk mengambil pendekatan holistik untuk kebugaran. Saya menjaga tubuh saya dan juga pikiran saya untuk menghindari stres dan kecemasan. Saya telah menemukan bahwa menopause membuat kecemasan dapat muncul begitu saja dan itu adalah gejala utama," kata dia, dikutip dari Metro.
Lebih lanjut Ebony mengatakan banyak perempuan tidak menyadari seberapa besar kesehatan mental mereka dapat terpengaruh ketika menopause. Kecemasan dan kesepian merupakan masalah kesehatan mental yang mengintai para perempuan saat menopause.
Penuaan, kata dia memang lebih sulit ketika dialami pada perempuan, terutama mereka yang tidak memiliki anak.
Baca Juga: Dinikahi Reino Barack, Begini Bentuk Pengabdian Syahrini sebagai Istri
"Saya menjadi stres dan cemas akan hal-hal kecil konyol yang seharusnya tidak penting, atau bahkan tidak membuat saya khawatir. Saya tahu saya punya dua pilihan; untuk melakukan sesuatu yang aktif, atau menenggelamkan perasaan ini dengan makanan," ungkap dia.
Lewat olahraga, Ebony mengatakan ia mengalami keseimbangan dalam segala hal, baik mental maupun fisik. Dirinya merasa jauh lebih tenang dan jauh dari stres. Dia tidak lagi khawatir dengan gejala menopause karena dirinya sadar itu hanyalah perubahan pada tubuhnya.
"Ketika saya mengambil waktu untuk berolahraga atau menjadi lebih aktif itu memberi saya waktu untuk diri saya sendiri, waktu untuk berhubungan kembali dengan diri saya sebagai seorang perempuan - dalam tubuh saya, daripada hal yang berputar-putar dalam pikiran saya," tambah dia.
Ketika di kolam renang, Ebony mengaku dirinya tidak memikirkan apa-apa selain latihan. Awalnya, dia merasakan bahwa kekhawatiran yang ia rasakan memperburuk sakit di lutut dan pinggulnya, seperti yang dikatakan beberapa orang.
Karenanya, lanjut dia, setiap perempuan menopause haruslah merasa bahagia. Menopause bukanlah akhir dari segalanya, karena seharusnya kita beruntung masih hidup dan kita mengetahui bahwa olahraga ternyata bisa membantu kita melewatinya.
Juga, ada begitu banyak produk alami disiapkan untuk kita. Pastikan kita mendapatkan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat.
Tag
Berita Terkait
-
Sering Masuk Shift Malam, Risiko Perawat Alami Menopause Dini Meningkat
-
Dinyatakan Menopause, Wanita 50 Tahun Ini Melahirkan Bayi Laki-laki
-
Inspiratif, Siswa Down Syndrome Buktikan Bisa Kuliah Hingga Wisuda
-
Awas, Konsumsi Gorengan, Perempuan Pascamenopause Berisiko Kematian Dini!
-
Intip Kalimat Inspiratif dari Buku Michelle Obama yang Harus Anda Baca
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya