Suara.com - Gadis kecil bernama Itzamara lahir dalam kondisi 'hamil'. Perut bayi tersebut ternyata berisi saudara kembarnya.
Ia lahir pada Jumat, 22 Februari 2019 di Kolombia dalam kondisi yang sangat langka, yang disebut foetus-in-fetu (janin dalam janin). Kondisi itu pertama kali digambarkan pada 1808, tetapi kemudian jarang terjadi lagi.
Dilansir HiMedik dari The Sun, Kamis (21/3/2019), para petugas medis berhasil melakukan pembedahan untuk mengambil saudara kembar Itzamara. Menurt media setempat, bayi dalam perut Itzamara itu memiliki kondisi cacat karena tidak punya otak atau detak jantung dan hanya berukuran 45 milimeter, dengan berat 14 gram.
Ibu Itzamara, Monica Vega, mengungkapkan bahwa dokter mendeteksi sesuatu di dalam perut bayinya ketika usaia kehamilannya hampir mencapai tujuh bulan.
Diberitakan Los Informantes, kembaran bayi perempuan itu tumbuh di dalam perutnya di kantung amnionnya sendiri, dengan tali pusat dan lengan serta kaki.
Dokter Miguel Parra yakin, ini adalah kali pertama terjadinya fenomena foetus-in-fetu. "Saya belum pernah mendengar hal seperti ini sepanjang hidup saya. Saya benar-benar tidak berharap ini terjadi," katanya.
Dokter memutuskan untuk melahirkan bayi perempuan itu di minggu ke-37, sehingga janin di dalam perutnya tidak akan terus tumbuh hingga memengaruhi organ-organnya. Itzamara berhasil dilahirkan dan dilaporkan dalam kondisi stabil setelah menjalani operasi pengangkatan saudara kandungnya yang cacat.
Berdasarkan laporan media setempat, situasi ini terjadi sekali dalam setiap 200.000 kehamilan.
Baca Juga: Usia Berapa Seseorang Bisa Disebut Dewasa?
Jika embrio membelah pada minggu kedua, bayi mungkin akan menjadi kembar siam. Dalam hal ini, embrio terbelah setelah hari ke-17.
Bayi perempuan itu saat ini sedang dalam pemulihan di rumah sakit dan dikatakan dalam kondisi sehat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh