Suara.com - Hadir di Bukalapak, Tayangan Edutainment Nussa Siap Meriahkan Ramadan.
Berawal dari rasa kekhawatiran mengenai konten di media digital yang tidak semua ramah anak, studio 3D animasi, The Little Giantz merasa perlu memberikan sesuatu yang positif dan memajukan dunia animasi khususnya untuk Indonesia.
Hal inilah yang membuat The Little Giantz menciptakan tayangan fun edutainment Nussa, yang menanamkan nilai kebaikan di dalamnya melalui kisah keseharian seorang kakak bernama Nussa dan adiknya bernama Rara.
"Tujuan utama sebenarnya untuk mengenalkan islam secara umum. Namun karena kita sebagai content creatif juga, kita pengen menghadirkan lebih banyak lagi sebuah ikon, yang nggak cuma heroik, tapi juga simbolik dan doing good menyebarkan kebaikan," jelas Aditya Triantoro, Chief Executive Officer The Little Giantz di Jakarta dalam acara 'Kolaborasi Bukalapak dengan Nussa' di Jakarta, Kamis (4/4/2019).
Apalagi, kata Aditya karakter Nussa digambarkan sebagai tokoh penyandang disabilitas. Hal tersebut, terlihat pada kaki kiri Nussa yang menggunakan sebuah kaki palsu.
Bukan tanpa alasan hal tersebut diciptakan. Karena, kata Aditya, jika kita mau membuka mata, ternyata di Indonesia, persentase anak-anak disabilitas seperti Nussa memiliki angka yang besar.
Pesan yang ingin disampaikan melalui tokoh Nussa pun sangat besar, kata dia. Di mana, meski memiliki kekurangan, namun hal tersebut bisa menjadi kelebihan bagi Nussa dan tidak membuatnya berhenti bermimpi.
"Sebenarnya saya kurang suka dengan penyebutan disable. Saya ekspresikan sebutannya menjadi different ability. Di mana kemampuannya berbeda, tetapi kita nggak boleh membedakan. Inspirasinya sih dari sana," jelas dia lagi.
Maka, perlu adanya pendampingan dari orang tua saat menonton tayangan-tayangan yang mendidik seperti Nussa. Sehingga diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang positif serta produktif.
Baca Juga: Jelang Puasa Ramadan 2019, Ini Tips Puasa Bagi Pasien Jantung
Orang tua bisa mengajarkan banyak hal dari berbagai episode yang dikisahkan oleh Nussa. Misalnya, kata Aditya adalah mengajak anak untuk melihat perbedaan dengan cara yang lebih positif. Bahwa anak-anak disabilitas juga memiliki harapan yang tinggi dan berhak untuk mewujudkannya.
"Mengajarkan harapan dan tidak boleh membedakan. Bahwa tidak ada bedanya anak ini dengan yang lainnya. Setiap orang terlahir sudah pasti sempurna. Percayalah apa yang kalian percaya. Raihlah cita-cita. Jangan pernah berhenti berharap karena nothing is impossible," tutur Aditya.
Selain di Youtube, tayangan Nussa bisa ditonton di kanal BukaNonton yang dapat diakses di aplikasi Bukalapak. Nussa akan ditayangkan untuk lima episode mulai dari tanggal 5 April 2019 setiap hari Jumat.
Menyambut Ramadan, Nussa juga akan tayang dengan episode istimewa yang tentunya akan sangat dinantikan oleh anak-anak Indonesia.
"Semoga pesan-pesan kebaikan yang disampaikan Nussa bisa diterima baik kepada semua orang. Sehingga, dengan adanya Nussa di kanal BukaNonton, artinya pesan kebaikan tersebut akan menjangkau masyarakat secara
lebih luas," ujar Fajrin Rasyid, Co-Founder and President Bukalapak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien