Suara.com - Osteoporosis terjadi akibat kepadatan tulang yang menurun hingga memengaruhi struktur dan kekuatan tulang. Penyakit osteoporosis umumnya menyerang wanita menopause, tetapi siapa pun tetap memiliki risiko ini jika memiliki pola makan buruk.
Adapun makanan khas Indonesia yang dipercaya mampu mencegah penyakit osteoporosis, yakni tempe. Tempe salah satu makanan yang sudah menjadi ikon bangsa Indonesia ini mudah sekali ditemukan di pasaran dengan harga murah meriah. Selain murah, tempe juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dengan kandungan vitamin dan protein di dalamnya.
Tempe adalah produk fermentasi kacang kedelai yang mengandung serat, kalsium, vitamin B dan zat besi yang bermanfaat bagi tubuh. Khususnya menjaga kesehatan usus, mencegah penyakit kardiovaskular dan jenis kanker tertentu.
Makanan khas Indonesia ini dipercaya mempu mencegah dari penyakit osteoporosis karena kandungan kalsium dan mineral di dalamnya yang berfungsi menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.
HiMedik melansir dari healthline.com, asupan kalsium yang cukup dapat membantu seseorang terhindar dari osteoporosis di usia lanjut. Fakta ini sudah dibuktikan melalui penelitian dengan 40 wanita lanjut usia yang rutin mengonsumsi makanan tinggi kalsium selama 2 tahun penuh.
Hasilnya, asupan kalsium yang cukup membuat terhindar dari pengeroposan tulang yang menyebabkan osteoporosis dibandingkan wanita lansia lainnya yang kurang asupan kalsium.
Studi lain juga menunjukkan asupan kalsium yang cukup membantu meningkatkan pertumbuhan dan kepadatan tulang anak-anak hingga remaja. Salah satu cara mereka menjaga kesehatan tulang dengan rutin mengonsumsi tempe.
Meskipun banyak orang menilai susu cukup memenuhi kebutuhan kalsium harian mereka. Tetapi, penelitian justru menyatakan, tempe sangat baik untuk meningkatkan asupan kalsium pada tubuh manusia.
Dr. Thozhukat Sathyapalan dari Departemen Kardiologi Akademik Hull dilansir dari medicalnewstoday.com, juga membuktikan bahwa wanita yang mengonsumsi protein kedelai dan suplemen isoflavon cukup banyak memiliki tingkat kesehatan tulang yang lebih baik.
Baca Juga: Dijual Mahal di Luar Negeri, Simak 7 Manfaat Buah Ceplukan bagi Kesehatan
"Kami menemukan bahwa protein kedelai dan isoflavon adalah pilihan yang paling efektif untuk meningkatkan kesehatan tulang wanita ketika menopause. Kandungan itu juga membantu mereka terhindar dari masalah osteoporosis," ujar Dr. Thozhukat Sathyapalan.
Protein kedelai dan isoflavon itu pun bisa diperoleh manusia dari mengonsumsi tempe secara rutin. Karena asupan protein yang banyak membantu tubuh menyerap kalsium lebih banyak untuk mencegah osteoporosis. Sementara itu, kandungan isoflavon pada kedelai sebagai senyawa yang memiliki struktur kimia mirip dengan esterogen.
Hal itulah yang membuat para ilmuwan meyakini kandungan isoflavon memberikan manfaat yang sama kuatnya dengan protein kedelai untuk menjaga kesehatan tulang. (HiMedik.com/Shevinna Putti Anggraeni)
Tag
Berita Terkait
-
Lengan dan Pundaknya Nyeri, Tulang Wanita Ini Ternyata Hilang Misterius
-
Skrining Dini Osteoporosis dengan USG, Apakah Akurat?
-
Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Gadis 30 Tahun Tulangnya Sudah 60 Tahun
-
Cegah Risiko Osteoporosis dengan Lompat-Lompat Selama 6 Menit
-
Idap Osteoporosis Waspadai Risiko Patah Tulang Belakang
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik