Suara.com - Tips Membuat Anak Pede Tampil di Pertunjukan Seni Sekelas Broadway.
Pertunjukkan seni sekelas broadway menuntut pemerannya menampilkan berbagai keterampilan. Tak hanya berakting, seni teater musikal yang disajikan secara langsung ini dipastikan juga menampilkan seni gerak dan tarian, dan juga bernyanyi.
Oleh sebab itu, seni pertunjukan paket lengkap yang satu ini tidak mudah dimainkan oleh anak-anak.
Veronica Yulianti, selaku profesional dan pengamat seni Indonesia mengatakan, broadway menyuguhkan pertunjukan tari, nyanyian, dan akting. Anak-anak yang tampil di seni pertunjukan sekelas broadway bukan saja harus menguasai tarian dan menghapal nyanyian, tetapi juga harus tampil percaya diri.
"Agar anak-anak tampil percaya diri, mereka harus rajin latihan. Gunanya untuk menghapal gerakan, tarian, ekpresi, skenario, lagu, blocking panggung. Sebab di pertunjukan broadway, panggungnya luas dan lebar," ungkap Veronica kepada Suara.com di bilangan Jakarta Barat, Senin (15/4/2019).
Selain itu, ia menambahkan, latihan bersama pelatih di kelas itu tidak cukup. Mereka harus berlatih di rumah untuk menghapal segala sesuatu yang akan ditampilkan saat pertunjukan. Itulah mengapa dukungan orangtua itu penting.
"Kembali lagi, orangtua harus memberi dukungan, salah satunya dengan mendorong anak latihan di rumah," sambungnya.
Selain dari segi teknis, Veronica menyebut, rasa kepercayaan diri anak sejatinya sudah ada dalam dirinya. Jadi latihan hanya sebagai penunjang saja.
"Dalam diri si anak harus percaya diri dulu. Jadi latihan-latihan tadi hanya sebagai tambahan agar anak yakin tidak salah saat tampil di panggung," jelasnya.
Baca Juga: Wah! Drama Musikal Ini Sajikan Sisi Romantis Pangeran Diponegoro
Selain itu ia menyarankan, sebelum tampil sebaiknya anak-anak latihan dulu di panggung yang sudah di set mirip dengan panggung asli saat mereka tampil sesungguhnya.
"Sehingga anak-anak bisa membayangkan dan beradaptasi dengan situasi yang akan dihadapi ketika pementasan," tukasya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang