Suara.com - Bukan Jerawat, Bintik di Hidung Perempuan Ini Ternyata Kanker Kulit
Kanker kulit termasuk salah satu jenis kanker yang sulit dideteksi. Sebabnya, gejala kanker kulit sering diremehkan karena dikira jerawat atau tahi lalat.
Seorang perempuan bernama Lauren Huntriss (31) memperingatkan pengikutnya di Instagram setelah benjolan di hidung yang dikiranya jerawat ternyata kanker. Ia pun memperingatkan netizen agar selalu memperhatikan perubahan kulit mereka sebelum terlambat.
Dilansir Himedik dari news.com.au, bintang reality show Married At First Sight itu mengungkapkan, ada titik yang tumbuh di ujung hidungnya pada 2015. Ia tak menganggapnya serius dan mengiranya hanya jerawat.
Ia pun membagikan serangkaian foto saat menjalani perawatan di akun Instagram-nya, @laurenhuntriss.
"Aku terus mengopeknya dan mengambilnya, tetapi itu tidak hilang," kata Lauren.
Beberapan bulan kemudian, lanjutnya, titik itu terus tumbuh, mulai berdarah, dan tidak berhenti. Lauren pun mulai khawatir dan menyadari ada yang salah.
"Aku memutuskan membuat janti dengan dokter kulit untuk membicarakan pilihan perawatan untuk jerawatku," katanya.
Dokter yang memeriksa hidung Lauren pun mulai curiga dan memutuskan melakukan biopsi. Hingga saat hasilnya keluar, Lauren terkejut dan merasa 'hancur'.
Baca Juga: Doyan Tanning Demi Kulit Eksotis, Perempuan Malah Kena Kanker Kulit
"Aku baru berusia 27 tahun," serunya saat tahu ia mengidap kanker kulit.
Dokter kemudian mengatakan pada Lauren jika itu harus segera diangkat sebelum menyebar. Meski tampak kecil di permukaan, sel kanker ternyata telah menyebab di bawah kulitnya.
Lauren kemudian menjalani operasi untuk menghilangkan pertumbuhannya. Dia juga menjalani operasi rekonstruksi untuk membentuk kembali hidungnya.
Meski pengalaman itu membuatnya hancur dan menguras air matanya, Lauren mengaku beruntung bisa melaluinya.
"Aku mungkin tidak punya hidung sama sekali atau lebih buruk lagi, mungkin tidak ada di sini hari ini untuk menceritakan kisah ini," ungkapnya.
Ia pun meminta pengikutnya di media sosial agar segera ke dokter saat melihat perubahan di kulitnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru