Suara.com - Mulai Mencintai Diri, Penderita Psoriasis Ini Anggap Tubuhnya Seperti Bunga
Perempuan bernama Georgia Harris, dari Driffield di Yorkshire adalah penderita psoriasis. Suatu kondisi dimana terjadi peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas. Terkadang, psoriasis juga disertai dengan gatal dan nyeri.
Bukan hal mudah bagi perempaun 22 tahun itu menjalani hidup dalam kondisi kulit yang bermasalah. Apalagi saat remaja, ia sangat jijik melihat bentol-bentol merah yang menjalar di tubuhnya. Terlebih saat teman-teman mulai mem-bully.
"Selama bertahun-tahun saya menyembunyikan keadaan ini (kulitnya). Saya selalu memakai baju longgar untuk menutupi kondisi kulit saya," ungkap Georgia seperti dilansir Dailymail, Selasa (14/5/2019).
Namun, Georgia Harris kini telah berdamai dengan dirinya. Dia tak lagi memandang jijik kondisi kulit tubuhnya. Melalui media sosial, ia tampil percaya diri memamerkan kulit di tubuhnya yang merah-merah.
Georgia yang bercita-cita tinggi ingin menjadi model dan aktris itu mengisahkan, bagaimana ia merangkul dirinya dan bertekad membantu orang lain yang memiliki kondisi sama agar mencintai diri sendiri dan percaya diri.
"Orang-orang menyebut kulit saya seperti kulit cheetah. Tetapi seorang teman saya justru mengakatan, kulitku indah seperti 'padang rumput berbunga' yang sedang mekar," bebernya.
Tak menyangka ada orang yang memandang kondisinya begitu positif, saat itulah Georgia merasa seperti mendapat pencerahan. Sejak itu, ia memandang dirinya dengan cara yang berbeda.
Ia mulai percaya diri utuk difoto, bahkan tanpa harus menutupi kulitnya dengan apa pun.
Baca Juga: Kenali, 3 Jenis Terapi Bagi Pengidap Psoriasis
Tak terbayang betapa dulu ia sangat hancur melihat kondisi tubuhnya sendiri. Sejak usia 9 tahun dibullly, saat remaja menutupi wajah dengan make up. Namun kondisinya justru semakin parah. Kulit Georgia mengalami peradangan.
"Saya stres dan mengadu pada ibu. Saya merasa orang-orang memanggil saya jelek. Tapi, kini saya berterima kasih kepada orang-orang yang pernah membully saya. Perjalanan itu mengajarkan saya untuk berjuang menjadi orang yang percaya diri," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026